Kabar Baik, Anies Baswedan: Kasus Covid-19 Menurun, Rumah Sakit Mulai Longgar

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:30 WIB
Kabar Baik, Anies Baswedan: Kasus Covid-19 Menurun, Rumah Sakit Mulai Longgar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat upacara pemecatan delapan petugas Dishub yang langgar PPKM Darurat di Balai Kota, Jumat (9/7/2021). [Dok Pemprov DKI]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kabar baik penurunan kasus Covid-19 aktif di ibukota DKI Jakarta, yang tadinya mencapai 113.000 per 16 Juli 2021, kini turun menjadi 19.000 kasus aktif per 31 Juli 2021.

"Artinya kita sudah lebih rendah dibandingkan gelombang pertama di bulan Februari yang lalu," ujar Anies dalam keterangannya di kanal YouTube PEMPROV DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Anies menambahkan penurunan kasus aktif ini diikuti dengan kasus kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta. Di mana sebelumnya pada pertengahan Juli pemakaman dengan protokol Covid-19 tembus 350 hingga 400 kematian per hari.

"Tren pemakaman dengan menggunakan protokol Covid-19 juga menurun saat ini. Sekitar 150 sampai 200 pemakaman dengan terpal plastik per hari," ungkap dia.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Penurunan kasus aktif ini juga membuat angka keterisian tempat tidur di rumah sakit semakin menurun. Dari kapasitas mencapai 90 persen, kini turun di angka 70 persen.

Bahkan antrian di instansi gawat darurat (IGD) juga sudah mulai terurai, meskipun Anies tidak menampik jika ICU khusus untuk Covid-19 cenderung masih penuh.

Angka keterisian tempat tidur di rumah sakit ini juga berdampak pada menurunnya angka kematian pasien Covid-19 saat sedang isolasi mandiri (Isoman) di rumah karena bisa mengakses rumah sakit.

Jumlah kematian saat isoman di DKI Jakarta turun dari 75 orang per hari, menjadi 5 orang per hari.

Dari berbagai pencapaian tersebut, juga tercermin dari angka positivity rate (risiko penularan) Covid-19 di DKI menurun jadi 15 persen dari yang sebelumnya tembus angka lebih dari 45 persen.

baca juga

"Ini semua adalah hasil usaha begitu banyak pihak, termasuk kita semua seluruh masyarakat yang mengurangi mobilitas dan menjaga protokol kesehatan dengan amat ketat selama masa PPKM darurat kali ini," imbuh Anies.

Meski begitu mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu berharap masyarakat tidak jumawa atau berpuas diri, lantaran kasus positif harian rerata di angka 3.000 kasus.

Target yang harus dicapai untuk mengatakan pandemi Covid-19 terkendali, apabila positivity rate di bawah 5 persen, angka keterisian tempat tidur di bawah 60 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 31 Juli: Bertambah 37.284 Orang, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Capai 3.409.658

Update 31 Juli: Bertambah 37.284 Orang, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Capai 3.409.658

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:58 WIB

Capai Target 7,5 Juta Vaksinasi Warga DKI, Anies: Lebih Cepat 1 Bulan

Capai Target 7,5 Juta Vaksinasi Warga DKI, Anies: Lebih Cepat 1 Bulan

Jakarta | Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:58 WIB

13.912 Anak di Kota Bekasi Terpapar COVID-19 Sepanjang Pandemi

13.912 Anak di Kota Bekasi Terpapar COVID-19 Sepanjang Pandemi

Bekaci | Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:37 WIB

Terkini

Jangan Cuma Penerima KJP! Seluruh Pelajar di Jakarta Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Jangan Cuma Penerima KJP! Seluruh Pelajar di Jakarta Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:42 WIB

Karhutla Belum Reda, Kualitas Udara Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat

Karhutla Belum Reda, Kualitas Udara Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat

Riau | Rabu, 09 September 2026 | 09:40 WIB

Bulog Gelontorkan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

Bulog Gelontorkan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027

Gubernur Bobby Nasution Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:39 WIB

Backstreet Rookie: Rom-Com Ringan dengan Kisah tentang Penerimaan Diri

Backstreet Rookie: Rom-Com Ringan dengan Kisah tentang Penerimaan Diri

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.550

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:35 WIB

Pencuri Bakar Etalase Minimarket, Modus Alihkan Perhatian Karyawan

Pencuri Bakar Etalase Minimarket, Modus Alihkan Perhatian Karyawan

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 09:33 WIB

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:27 WIB

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Jogja | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

×