- Pelembap biasa, krim malam, dan sleeping mask memiliki perbedaan tekstur, kandungan, serta manfaat bagi kulit.
- Pelembap biasa berfungsi menjaga kadar air, sedangkan krim malam mengatasi masalah kulit spesifik saat tidur.
- Sleeping mask memberikan hidrasi ekstra secara intensif dan penggunaannya tidak wajib setiap hari.
Suara.com - Produk pelembap wajah memiliki banyak jenis yang sering membuat orang bingung saat memilih skincare untuk rutinitas harian.
Krim malam, sleeping mask, dan pelembap biasa sama-sama digunakan untuk menjaga kondisi kulit, tetapi ketiganya memiliki fungsi yang berbeda.
Perbedaan tersebut umumnya terletak pada tekstur, kandungan, cara pemakaian, serta manfaat yang ingin diberikan pada kulit.
Pemilihan produk yang tepat juga perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing.
Penggunaan produk yang sesuai dapat membantu menjaga kulit tetap lembap tanpa membuat wajah terasa terlalu berat.
Berikut perbedaan krim malam, sleeping mask, dan pelembap biasa.
1. Krim Malam
Krim malam atau night cream merupakan produk yang dirancang untuk digunakan pada malam hari sebagai bagian dari rutinitas skincare sebelum tidur.
Teksturnya biasanya lebih kaya dibandingkan pelembap yang digunakan pada pagi hari.
Krim malam biasanya juga mengandung bahan aktif untuk masalah kulit tertentu, seperti bahan anti-aging, pencerah, atau perawatan skin barrier.
Krim malam umumnya dipakai setelah serum dan menjadi salah satu tahap akhir skincare malam.
2. Sleeping Mask
Sleeping mask juga digunakan sebelum tidur, tetapi formulanya biasanya dibuat untuk memberikan hidrasi yang lebih intens selama kulit beristirahat pada malam hari.
Teksturnya bisa berupa gel, krim, atau gel-cream dengan sensasi yang berbeda-beda.
Sleeping mask tidak selalu harus digunakan setiap malam. Produk ini dapat dipakai beberapa kali dalam seminggu, tergantung kebutuhan kulit.