Kenapa Angka Kematian Covid-19 di AS Relatif Rendah, Meski Kasus Baru Tinggi?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:46 WIB
Kenapa Angka Kematian Covid-19 di AS Relatif Rendah, Meski Kasus Baru Tinggi?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Meski angka Covid-19 di Amerika Serikat tembus 99,470 kasus pada 30 Juli 2021, namun angka kematian di negara tersebut tercatat 499 kasus.

Ini sedikit berbeda dengan kasus Covid-19 di Indonesia. Pada hari yang sama kasus Covid-19 di Indonesia tercatat 41.168, sedangkan kematian mencapai 1.759. Semua data tadi dirangkum dari situs Worldmeters.

Lantas, mengapa angka kematian Covid-19 Amerika Serikat relatif rendah jika dibandingkan dengan Indonesia, padahal jumlah infeksi yang tercatat justru jauh lebih tinggi?

Sebagai gambaran, sebanyak 344 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan untuk warga AS. Sementara itu, sebanyak 164 juta telah mendapat vaksinasi lengkap atau sekitar 49,9 persen. Demikian seperit dikutip dari Our Wolrd Data.

Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]
Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]

Sementara menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia, baru sekitar 47 juta juta dosis vaksin Covid-19 yang diberikan, dan 20 juta yang mendapatkan dosis lengkap atau baru sekitar 9,7 persen dari total target populasi.

Hal ini bisa menjadi salah satu indikator yang membuat tingkat kematian di Amerika Serikat relatif rendah. Seperti diketahui, bahwa vaksinasi Covid-19 bisa menurunkan tingkat keparahan, angka rujukan rumah sakit, hingga kematian.

Pada 20 Juni 2021 lalu, Dr. Ana Diez Roux, dekan fakultas kesehatan masyarakat Universitas Drexel, mengatakan penurunan tingkat infeksi dan kematian patut dirayakan.

Tetapi dia memperingatkan bahwa virus masih memiliki peluang untuk menyebar dan bermutasi mengingat tingkat vaksinasi yang rendah di beberapa negara bagian, termasuk Mississippi, Louisiana, Alabama, Wyoming dan Idaho.

“Sejauh ini sepertinya vaksin yang kami miliki efektif terhadap varian yang beredar,” kata Diez Roux. “Tetapi semakin banyak waktu virus berpindah dari orang ke orang, semakin banyak waktu untuk varian berkembang, dan beberapa di antaranya bisa lebih berbahaya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat Lur! Ini Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Klaten untuk Masyarakat Umum

Catat Lur! Ini Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Klaten untuk Masyarakat Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:25 WIB

Ganda Putri Indonesia Greysia/Apriyani Melaju ke Final Olimpiade Tokyo

Ganda Putri Indonesia Greysia/Apriyani Melaju ke Final Olimpiade Tokyo

Foto | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:05 WIB

Nakes Kewalahan Tracing di Kuta Utara Gegara Banyak Petugas Tumbang

Nakes Kewalahan Tracing di Kuta Utara Gegara Banyak Petugas Tumbang

Bali | Sabtu, 31 Juli 2021 | 12:45 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB