Covid-19 Bisa Pengaruhi Kesehatan Otak, Begini Cara Melindunginya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 03 Agustus 2021 | 20:30 WIB
Covid-19 Bisa Pengaruhi Kesehatan Otak, Begini Cara Melindunginya
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Dua penelitian yang dipresentasikan pada Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer (AAIC) 2021 di Denver menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa menyebabkan gangguan kognitif di masa depan.

Selain itu, pasien virus corona Covid-19 juga masih merasa beberapa gejala virus corona Covid-19 setelah pulih dari infeksi yang bisa dikaitkan dengan penurunan kognitif.

Satu studi menemukan hubungan antara hilangnya indra penciuman terus-menerus setelah pulih dari virus corona Covid-19 dan penurunan kognitif.

Tapi, studi lain juga menemukan bahwa orang yang mengalami masalah kesehatan fisik dan pernapasan karena virus corona Covid-19, lebih berisiko mengembangkan masalag kognitif sesudahnya.

"Penting untuk mempelajari dugaan bahwa infeksi virus corona Covid-19 berpotensi berdampak pada kesehatan otak dalam beberapa cara," kata Rebecca Edelmayer, PhD, direktur senior untuk Alzheimer's Association. di Chicago dikutip dari Everyday Health.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Menurut Rebecca, masih ada banyak sebab akibat mengenai hal tersebut yang masih perlu diselidiki, termasuk kondisi ini efek langsung atau tidak langsung dari virus corona Covid-19.

"Tapi, kami mulai melihat data menunjukkan bahwa orang mungkin mengalami gangguan jangka panajng, yang merupakan dampak pada infeksi Covid-19," jelasnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kehilangan indra penciuman dikaitkan dengan gangguan kognitif yang terus-menerus di antara pasien yang pulih dari virus corona Covid-19. Sedangkan, orang yang kehilangan indra penciuman parah lebih cenderung mengalami gangguan kognitif parah.

Cara melindungi kesehatan otak dari virus corona Covid-19

baca juga

Rebecca Edelmayer telah menyarankan semua orang yang khawatir mengalami masalah ingatan, kemampuan kognitif atau kesehatan umum lain setelah pulih dari virus corona Covid-19 harus menemui dokter.

Dr. Vavougios dan Rebecca Edelmayer pun sepakat bahwa masih banyak yang harus dipelajari tentang efek jangka panjang virus corona Covid-19 pada otak dan tubuh. Ketika para peneliti bekerja untuk memahami hal ini, Edelmayer menyarankan untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap virus corona Covid-19.

"Saya pikir pesan yang paling tepat untuk semua orang adalah harus berusaha lebih keras menghindari infeksi virus corona Covid-19. Karena, virus ini penyakit yang bisa dicegah dan kami tahu cara terbaik mencegahnya adalah vaksinasi dan melakukan protokol kesehatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Israel Mulai Kampanye Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Presiden Israel Mulai Kampanye Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:17 WIB

Dokter Temukan 2 Gejala Virus Corona Covid-19 di Sekitar Wajah

Dokter Temukan 2 Gejala Virus Corona Covid-19 di Sekitar Wajah

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:42 WIB

Hati-Hati, SAGE Sebut Gabungan Antar Varian Covid-19 Bisa Jadi Ancaman Baru!

Hati-Hati, SAGE Sebut Gabungan Antar Varian Covid-19 Bisa Jadi Ancaman Baru!

Health | Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:32 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×