Hati-Hati, SAGE Sebut Gabungan Antar Varian Covid-19 Bisa Jadi Ancaman Baru!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:32 WIB
Hati-Hati, SAGE Sebut Gabungan Antar Varian Covid-19 Bisa Jadi Ancaman Baru!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Suara.com - Penelitian oleh kelompok penasihat ilmiah (SAGE) Inggris menyebutkan bahwa virus corona Covid-19 bisa menimbulkan gabungan antar varian yang akan membuat pandemi lebih buruk.

Jika beberapa jenis virus corona Covid-19 bergabung menjadi satu varian baru, SAGE memperingatkan varian Covid-19 "super" ini bisa jauh lebih mematikan daripada varian virus corona yang sebelumnya dihadapi.

SAGE mengatakan munculnya gabungan varian Covid-19 semacam itu adalah dugaan yang realistis. Bahkan, gabungan vaksin Covid-19 nantinya mungkin akan berdampak pada tingkat kematian akibat virus corona Covid-19.

Saat ini, tingkat kematian akibat virus corona Covid-19 tetap realtif rendah atau kurang dari 5 orang pada setiap 100 orang yang tertular. Beberapa ahli pun mengatakan tingkat kematian ini bisa meningkat seiring ditemukannya gabungan antar varian Covid-19.

Tingkat kematian yang melonjak akibat varian Covid-19 gabungan nantinya itu mencerminkan wabah SARS dan MERS yang terlebih dahulu. Tingkat kematian untuk virus-virus tersebut masing-masing sekitar 10 dan 30 persen.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Dr Simon Clarke, seorang profesor mikrobiologi seluler di University of Reading, mengatakan gabungan antara dua varian virus memang sangat jarang terjadi. Tapi, Dr Simon tak memungkiri bahwa peristiwa rekombinasi varian Covid-19 itu memang bisa terjadi.

"Ada beberapa hasil potensial dari temuan ini, tapi tidak ada alasan yang membuktikan secara kuat bahwa gabungan dua varian Covid-19 nantinya lebih mematikan," kata Dr Simon dikutip dari Express.

Jika gabungan varian Covid-19 ini sama mematikannya dengan MERS dan SARS, gabungan dua varian virus ini bisa menghasilkan tingkat kematian 10 hingga 30 kali lipat dibandingkan sekarang ini.

"Hal itu belum tentu terjadi, tapi juga bukan berarti tidak akan pernah terjadi. Namun, sebagian besar perubahan akan menjadi perubahan yang jauh lebih luas atau lebih halus dalam kode genetik," jelasnya.

baca juga

Sayangnya, makalah penelitian ini hanya menganalisis tingkat kemarian virus secara alami. Penelitian ini tidak mempertimbangkan vaksin Covid-9 yang sudah menjadi kunti utama dalam mengendalikan kasus kematian serta rawat inap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Bintik Hitam pada Mata, Virus Corona Covid-19 Bisa Serang Retina

Waspadai Bintik Hitam pada Mata, Virus Corona Covid-19 Bisa Serang Retina

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:09 WIB

Varian Delta, Pakar Ungkap Gejalanya pada Orang yang Sudah Vaksin Covid-19

Varian Delta, Pakar Ungkap Gejalanya pada Orang yang Sudah Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:07 WIB

Ada 1.016 Varian Covid-19 Terdeteksi di Indonesia, Delta Paling Banyak di Jawa

Ada 1.016 Varian Covid-19 Terdeteksi di Indonesia, Delta Paling Banyak di Jawa

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 11:48 WIB

Terkini

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

×