Jangan Salah Kaprah, Ini Mitos dan Fakta Vitamin C

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 09:55 WIB
Jangan Salah Kaprah, Ini Mitos dan Fakta Vitamin C
Ilustrasi vitamin C. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda, popularitas vitamin C makin sering diperbincangkan karena diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah infeksi. Namun, masih banyak mitos yang bertebaran di masyarakat. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman. 

Agar lebih tahu tentang pengertian, sumber, dan dosis kegunaan vitamin C yang aman, yuk baca di bawah ini. Sebagaimana dikutip dari Ruang Guru.

Zat Kimia Paling Sederhana

Vitamin C, atau yang juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya asam askorbat, merupakan vitamin yang secara kimiawi paling sederhana dibandingkan vitamin lainnya. Oleh karena itu, vitamin C menjadi vitamin yang pertama kali dipurifikasi dan ditentukan struktur kimianya.

vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini
vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini

Vitamin C termasuk golongan vitamin antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Karakteristik dari vitamin C antara lain, mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam.

Vitamin C juga merupakan vitamin yang paling banyak diproduksi oleh industri. Ada yang dikemas dalam bentuk tablet hisap, kapsul, maupun minuman kaleng atau botol. Selain dikonsumsi, vitamin C juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kulit atau yang biasa dikenal dengan skincare, seperti serum, essence, hingga krim wajah.

Sebenarmya vitamin C juga banyak terkandung dalam berbagai buah dan sayur yang mudah ditemui. Misalnya jeruk, lemon, dan paprika. 

Mitos vs Fakta Vitamin C

1. Makin banyak dikonsumsi makin bagus?

Anggapan tersebut ternyata hanya mitos. Vitamin C memang baik untuk dikonsumsi, asalkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Kebutuhan zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral, umumnya mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan. 

AKG merupakan nilai kecukupan rata-rata yang disarankan bagi semua orang dalam satu lingkup yang sama.

Kebutuhan vitamin C setiap individu berbeda-beda, karena tergantung usia, berat badan, tinggi badan, dan berbagai faktor lainnya. Jika kamu mengonsumsi vitamin C melebihi dari yang dibutuhkan tubuh, maka akan keluar lagi lewat urin.

Sebab, vitamin C merupakan mikronutrien yang larut dalam air dan tidak disimpan di dalam tubuh. Jadi, ketika tubuh sudah mendapatkan vitamin C dalam jumlah yang cukup, maka kelebihannya akan dibuang melalui urin.

Jika vitamin C dalam tubuh sangat berlebih, ada beberapa efek samping yang berbahaya. Salah satunya yaitu organ hati akan bekerja lebih keras dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lain yang merugikan kesehatan, seperti batu ginjal.

Selain itu, mengonsumsi vitamin C berlebih bisa menimbulkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut (mulas), diare, mual, dan muntah. Juga berisiko mengalami sakit kepala dan insomnia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Buah yang Kaya akan Vitamin C

10 Buah yang Kaya akan Vitamin C

Your Say | Sabtu, 31 Juli 2021 | 10:29 WIB

Aturan Minum Vitamin C dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Aturan Minum Vitamin C dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 21:25 WIB

Aturan dan Dosis Mengonsumsi Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc

Aturan dan Dosis Mengonsumsi Vitamin C, Vitamin D, dan Zinc

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:00 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB