China Minta Amerika Serikat Buktikan 4 Hal Ini Jika Ingin Ungkap Asal-usul Virus Corona

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:30 WIB
China Minta Amerika Serikat Buktikan 4 Hal Ini Jika Ingin Ungkap Asal-usul Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Belakangan isu bahwa virus corona bocor dari laboratorium di Wuhan, China, kembali jadi sorotan. Ini setelah sejumlah pejabat Amerika Serikat melemparkan tuduhan tersebut ke China.

Namun, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa Amerika harus membutikan sejumlah hal atas statemennya tersebut.

Dilansir dari Global Times, Zhao Lijian, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mempolitiasasi pandemi Covid-19, dan menstigatisasi virus dan mengubah penelusuran asal-usul Covid-19.

"Anda tidak dapat menutupi diri sendiri dengan mencoreng orang lain. Jika AS benar-benar ingin transparan dan bertanggung jawab, silakan mulai dengan empat hal berikut," kata Zhao.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Zhao mengatakan bahwa AS harus mempublikasikan data tentang kasus COVID-19 awal. Ada laporan tentang wabah penyakit pernapasan yang tidak dapat dijelaskan di Virginia utara pada Juli 2019 dan kemudian wabah EVALI di Wisconsin. Pada September 2019, kasus EVALI berlipat ganda di Maryland tempat lab Fort Detrick berada.

Kedua, AS harus mengundang WHO untuk menyelidiki Fort Detrick dan lebih dari 200 laboratorium biologi di luar negeri.

Masyarakat internasional telah lama menyuarakan keprihatinan mereka tentang praktik Fort Detrick yang ilegal, tidak aman, dan tidak transparan.

Laboratorium yang telah lama terlibat dalam penelitian virus corona ditutup pada 2019 karena insiden keamanan yang serius tak lama sebelum wabah domestik dari penyakit yang memiliki gejala serupa dengan Covid-19, kata Zhao, mencatat bahwa AS tidak pernah menjelaskan kepada dunia atau warganya sendiri.

Ketiga, AS harus mengundang pakar WHO untuk menyelidiki University of North Carolina. AS telah mencoreng Institut Virologi Wuhan, dengan mengatakan itu menciptakan COVID-19 dengan melakukan studi virus corona.

Faktanya, AS adalah penyandang dana dan pelaku terbesar penelitian virus corona, terutama tim Ralph Baric di UNC, kata Zhao.

"Dengan penyelidikan tim Baric dan lab mereka, akan jelas apakah penelitian virus corona akan menghasilkan virus corona baru atau tidak," kata Zhao.

Terakhir, AS harus mempublikasikan data tentara yang sakit yang menghadiri Pertandingan Dunia Militer Wuhan 2019, kata Zhao.

AS kirim 300 personel ke Wuhan, apakah ada yang ditemukan gejala mirip COVID-19? AS harus mengumumkan kasus-kasus ini, kata Zhao.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Angka Kematian Harian Covid-19 Masih Tinggi, Wagub DKI: Kebanyakan Terjadi di RS

Akui Angka Kematian Harian Covid-19 Masih Tinggi, Wagub DKI: Kebanyakan Terjadi di RS

Jakarta | Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:51 WIB

Viral Petani Babat Sawi karena Rugi, Ujungnya Diborong Anggota DPRD

Viral Petani Babat Sawi karena Rugi, Ujungnya Diborong Anggota DPRD

Jabar | Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:47 WIB

Wagub DKI Sebut Kematian Pasien Covid-19 di Jakarta Umumnya Terjadi di Rumah Sakit

Wagub DKI Sebut Kematian Pasien Covid-19 di Jakarta Umumnya Terjadi di Rumah Sakit

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:37 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB