Awas, Kurang Tidur Usai Melahirkan Mempercepat Penuaan Biologis Perempuan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 09:30 WIB
Awas, Kurang Tidur Usai Melahirkan Mempercepat Penuaan Biologis Perempuan
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

Suara.com - Ibu baru yang kurang tidur selama tahun pertama pascamelahirkan memicu penuaan yang lebih cepat. Hal ini dinyatakan dalam penelitian UCLA yang diterbitkan di jurnal Sleep Health menyarankan.

Melansir dari Medical Xpress, para ilmuwan mempelajari 33 ibu selama kehamilan dan tahun pertama kehidupan bayi mereka. Para peneliti kemudian menganalisis DNA dari sampel darah untuk menentukan usia biologis.

Mereka menemukan bahwa setahun setelah melahirkan, usia biologis ibu yang tidur kurang dari tujuh jam semalam mengalami tiga sampai tujuh tahun lebih tua daripada mereka yang tidur tujuh jam atau lebih.

Ibu yang tidur kurang dari tujuh jam juga memiliki telomer yang lebih pendek dalam sel darah putihnya. Potongan-potongan kecil DNA di ujung kromosom ini bertindak sebagai tutup pelindung, seperti ujung plastik di ujung tali sepatu. 

Telomer yang diperpendek telah dikaitkan dengan risiko kanker, kardiovaskular dan penyakit lain yang lebih tinggi, serta kematian dini.

Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)


"Bulan-bulan awal kurang tidur pascapersalinan dapat memiliki efek jangka panjang pada kesehatan fisik," kata penulis pertama studi tersebut, Judith Carroll, Profesor Psikobiologi George F. Solomon dari UCLA. 

"Kami tahu dari sejumlah besar penelitian bahwa tidur kurang dari tujuh jam semalam merusak kesehatan dan meningkatkan risiko penyakit terkait usia," imbuhnya. 

Sementara tidur malam peserta berkisar antara lima hingga sembilan jam, lebih dari setengahnya tidur kurang dari tujuh jam, baik enam bulan dan satu tahun setelah melahirkan, para peneliti melaporkan.

"Kami menemukan bahwa setiap jam tidur tambahan, usia biologis ibu lebih muda," kata Carroll, anggota Cousins Center for Psychoneuroimunology di UCLA's Jane and Terry Semel Institute for Neuroscience and Human Behavior. 

"Saya, dan banyak ilmuwan tidur lainnya, menganggap kesehatan tidur sama pentingnya dengan kesehatan secara keseluruhan seperti pola makan dan olahraga," imbuhnya. 

Carroll mendesak para ibu baru untuk memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan sedikit tidur ekstra, seperti tidur siang di siang hari, menerima tawaran bantuan dari keluarga dan teman, dan meminta pasangan mereka untuk membantu bayi mereka. 

"Menjaga kebutuhan tidur Anda akan membantu Anda dan bayi Anda dalam jangka panjang," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang TIdur Berdampak pada Kepribadian, Ini 5 Efek Negatifnya

Kurang TIdur Berdampak pada Kepribadian, Ini 5 Efek Negatifnya

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:05 WIB

Memperlambat Penuaan Dini, Ini 8 Keuntungan Memiliki Wajah yang Berminyak

Memperlambat Penuaan Dini, Ini 8 Keuntungan Memiliki Wajah yang Berminyak

Your Say | Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:13 WIB

10 Hal yang Bisa Terjadi pada Tubuh saat Kurang Tidur

10 Hal yang Bisa Terjadi pada Tubuh saat Kurang Tidur

Your Say | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:33 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB