Ahli: Varian Virus Corona Covid-19 Bisa 600 Kali Lipat Lebih Menular!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 14:25 WIB
Ahli: Varian Virus Corona Covid-19 Bisa 600 Kali Lipat Lebih Menular!
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian virus corona (Dok. Envato)

Suara.com - Para ahli kembali mengklaim bahwa virus corona Covid-19 bisa bermutasi menjadi varian yang paling menular hingga 60 kali lipat. Sebuah studi yang meneliti soal pertumbuhan virus corona Covid-19 pun mengkhawatirkan tentang varian tersebut.

Karena, varian virus corona Covid-19 itu mungkin akan lebih kebal terhadap vaksin Covid-19 dan membuat upaya pembatasan sosial sia-sia. Sebuah laboratorium di Israel menemukan bahwa virus corona Covid-19 ini bisa bermutasi lebih buruk dengan cara menyebar lebih cepat.

Penelitian yang dipimpin oleh ilmuwan Gideon Schreiber berusaha memecah protein lonjakan virus corona yang berfungsi mengikat sel manusia. Kemudian, mereka mencoba mencuri semua kemungkinan mutasi virus corona Covid-9.

Salah satunya, virus corona Covid-19 bisa membentuk varian yang 600 kali lipat lebih berbahaya ketika menginfeksi manusia. Varian virus corona itu lebih kebal terhadap antibodi yang terbentuk oleh vaksin Covid-19 dan meningkatkan penularannya.

Para peneliti mengatakan bahwa mutasi virus corona yang 600 kali lipat lebih menular ini berpotensi mengembangkan varian virus corona yang lebih baru dan memiliki infektivitas lebih tinggi.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian virus corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian virus corona. (Pixabay)

"Temuan ini menunjukkan perlunya pemantauan ketat terhadap efisiensi obat dan vaksin Covid-19 untuk melawan mutasi virus corona sekarang ini maupun yang akan datang," kata peneliti dikutip dari The Sun.

Direktur kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Michael Ryan, juga mengingatkan bahwa hal yang lebih buruk dari varian Delta bisa terjadi karena virus corona Covid-19 terus berubah.

"Varian Delta ini merupakan peringatan bahwa virus corona terus berkembang, tetapi juga merupakan dorongan untuk segera melakukan tindakan pencegahan sebelum varian virus corona Covid-19 yang lebih berbahaya muncul," jelasnya.

Sebelumnya, Dr Fauci mengatakan bahwa varian Delta ini telah membuat kasus virus corona Covid-19 di AS meningkat lebih dari 200 per hari. Richard Neher, ahli biologi evolusioner di Universitas Basel Swiss mengatakan bahwa varian virus corona ini bagai ancaman baru di tengah pandemi virus corona Covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan

Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan

Foto | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Lebih Baik dari Pfizer, Moderna Klaim Efikasi Vaksin Hanya Turun 1 Persen Usai 6 Bulan

Lebih Baik dari Pfizer, Moderna Klaim Efikasi Vaksin Hanya Turun 1 Persen Usai 6 Bulan

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 06:05 WIB

Waduh! Gara-gara Ini, Masih Banyak Warga Jateng Enggan Vaksinasi Covid-19

Waduh! Gara-gara Ini, Masih Banyak Warga Jateng Enggan Vaksinasi Covid-19

Surakarta | Kamis, 05 Agustus 2021 | 22:51 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×