Hasil Studi Sebut Anak yang Lahir Saat Pandemi Punya Skor IQ Lebih Rendah

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 07:36 WIB
Hasil Studi Sebut Anak yang Lahir Saat Pandemi Punya Skor IQ Lebih Rendah
Ilustrasi anak yang lahir saat pandemi. (Pixabay/Mojpe)

Suara.com - Temuan awal oleh para peneliti Amerika Serikat menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir selama pandemi Covid-19 menunjukkan skor IQ yang lebih rendah daripada mereka yang lahir sebelum Januari 2020. Tetapi, para peneliti belum mengetahui penyebab yang mendasari hal tersebut.

Ilmuwan mengaitkan dengan 1.000 hari pertama kehidupan anak yang menjadi fase paling penting dalam tumbuh kembangnya.

Temuan tersebut diposting di medRxiv sebelum peer review pada 11 Agustus, yang berasal dari survei di antara sekitar 605 anak di Rhode Island, termasuk 39 anak yang lahir pada 2018 dan 2019.

Faktor lingkungan, termasuk kesehatan mental dan fisik ibu, nutrisi, stimulasi, dan juga pengasuhan yang mendukung dapat mengubah perkembangan anak.

Hasil penelitian, bayi yang lahir sebelum pandemi terjadi menunjukkan bahwa mereka memiliki IQ berkisar antara 98,5 hingga 107,3. Namun IQ bayi yang lahir di masa pandemi turun 27 sampai 37 poin.

Studi itu mengaitkannya dengan kebijakan penguncian yang bertujuan memperlambat penyebaran Covid-19 seperti penutupan ekonomi, pemakaian masker, gangguan sekolah, jarak sosial, dan perintah tinggal di rumah.

Karena itu, anak-anak yang lahir setelah Januari 2020 dari latar belakang sosial ekonomi rendah yang paling terpukul selama pandemi karena memiliki penurunan skor IQ yang lebih tajam.

"Sementara faktor sosial-ekonomi tampaknya mengurangi konsekuensi negatif dari pandemi, faktor utama yang mendasari tren yang kami amati tetap tidak diketahui," tulis penulis penelitian, dikutip dari Fox News.

Namun, mereka menyarankan faktor-faktor lingkungan yang baik bagi anak bisa membantu tingkatkan perkembangan kognitifnya, seiring waktu.

Anak-anak dari ibu dengan gelar sarjana atau pascasarjana juga lebih kecil kemungkinannya untuk menderita dampak negatif dari kelahiran selama pandemi, kata para peneliti.

Menurut para ahli, hal itu bisa terjadi karena dukungan keluarga atau sosial yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan ibu, dan memengaruhi temperamen, perilaku, juga perkembangan kognitif bayi.

Studi ini juga menunjukkan lebih banyak anak laki-laki yang terdampak daripada perempuan.

Stres ibu, baik sebelum dan sesudah melahirkan, memberi efek tambahan pada perkembangan anak, meskipun tidak ada peningkatan atau penurunan drastis pada stres.

Anak-anak yang lahir sebelum pandemi tidak menunjukkan skor verbal, non-verbal, dan kognitif yang jauh lebih rendah ketika mengikuti tahap perkembangan selanjutnya selama pandemi. Para peneliti berkesimpulan bahwa pandemi menghambat sebagian besar perkembangan anak usia dini.

Para peneliti masih mencoba untuk mencari tahu apakah penurunan ini bersifat sementara dan akan menjadi normal setelah kehidupan kembali ke masa pra-pandemi, atau apakah penurunan tersebut memiliki efek jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Postingan tentang "IQ Orang Indonesia dan IQ Gorilla"

Heboh Postingan tentang "IQ Orang Indonesia dan IQ Gorilla"

Surakarta | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:45 WIB

Awas, Kebanyakan Waktu Layar Picu Masalah Kogntif pada Anak Lahir Prematur

Awas, Kebanyakan Waktu Layar Picu Masalah Kogntif pada Anak Lahir Prematur

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:00 WIB

Curhat Model Dewasa Sering Dianggap Bodoh, Ungkap Dirinya Punya IQ 136

Curhat Model Dewasa Sering Dianggap Bodoh, Ungkap Dirinya Punya IQ 136

Lifestyle | Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB