Mau Buktikan Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet, Wanita Ini Justru Permalukan Diri Sendiri

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 15:43 WIB
Mau Buktikan Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet, Wanita Ini Justru Permalukan Diri Sendiri
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Suara.com - Amelia Miller, seorang wanita asal California, Amerika Serikat mengklaim dirinya menjadi manusia magnet setelah mendapatkan suntikan vaksin Pfizer.

Dan Ball, pembawa acara One America News, mewawancarai Amelia Miller, mengatakan dia mendapatkan vaksin Pfizer pada Juni 2021 setelah terkena Covid-19 Desember lalu.

Dilansir dari Huffpost, Amelia mengatakan bahwa Minggu lalu, dia mulai merasakan rasa logam yang sangat kuat di mulutnya. Ia kemudian ingat beberapa orang mengaku tiba-tiba menjadi magnet setelah divaksinasi.

Awalnya ia tidak percaya karena mengira itu semua adalah tipuan agar tenar di media sosial. Namun, Amelia mengklaim bahwa dia dapat menempelkan berbagai jenis logam ke kulitnya.

Miller berusaha menunjukkan daya tarik magnet yang ia rasakan saat siaran langsung One America News.

Di situ terlihat saat itu salah satu logam berhasil menempel di kulitnya. Namun sayang, ketika ia hendak menempelkan logam lagi, logam yang lain berjatuhan.

Ball menyaksikan kegagalan Miller, dan mengaku tidak tahu bagaimana harus bereaksi. "Saya tidak dapat berkata-kata. Saya hanya akan mengakhiri wawancara di sana, dan mengucapkan terima kasih telah menceritakan kisah Anda," ujarnya.

Para ilmuwan sendiri sudah menjelaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin Covid-19 dapat membuat seseorang memiliki daya tarik magnet.

Hal yang lebih masuk akal untuk menjelaskan fenomena logam yang menempel itu karena kemungkinan besar kondisi kulit yang lengket. Kulit yang lengket memungkinkan berbagai benda, termasuk berbahan logam menempel di kulit tubuh.

Di Indonesia sendiri beberapa waktu lalu sempat viral beredar di media sosial kabar palsu mengenai vaksin Covid-19 mengandung magnet.

Hoax vaksin Covid-19 mengandung magnet itu berawal dari sebuah video seseorang yang disebut melakukan eksperimen menempelkan logam usai vaksinasi.

Dalam video tersebut, logam yang menempel di tangan usai divaksinasi dianggap karena kandungan magnet dalam vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Agam yang Divaksin Covid-19 Tahap Pertama Baru 5,96 Persen

Warga Agam yang Divaksin Covid-19 Tahap Pertama Baru 5,96 Persen

Sumbar | Senin, 16 Agustus 2021 | 15:13 WIB

Sulitnya Dapat Vaksin COVID-19 di Puskesmas Ogan Ilir: 4 Jam Menunggu, Vaksin Habis

Sulitnya Dapat Vaksin COVID-19 di Puskesmas Ogan Ilir: 4 Jam Menunggu, Vaksin Habis

Sumsel | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:48 WIB

Jerinx SID Mau Vaksin Covid-19, Nora Alexandra Diserang Penggemar

Jerinx SID Mau Vaksin Covid-19, Nora Alexandra Diserang Penggemar

Entertainment | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB