alexametrics

Terinfeksi Covid-19 saat Sudah Vaksinasi Bisa Terjadi, Ketahui Tandanya

Yasinta Rahmawati
Terinfeksi Covid-19 saat Sudah Vaksinasi Bisa Terjadi, Ketahui Tandanya
Ilustrasi lelaki bersin. (Shutterstock)

Bersin lebih sering dari biasanya dapat menjadi tanda terinfeksi Covid-19, tetapi hanya untuk orang yang sudah vaksinasi.

Suara.com - Meski sudah suntik vaksin Covid-19 dosis lengkap, masih sangat mungkin bagi Anda untuk terinfeksi virus corona Covid-19. Itulah sebabnya seseorang harus tetap menjalankan protokol kesehatan setelah vaksinasi.

Dikutip dari laman CDC, biasanya dibutuhkan sekitar dua minggu bagi tubuh untuk membangun perlindungan setelah vaksinasi. Sehingga seseorang dapat jatuh sakit jika vaksin belum memiliki cukup waktu untuk memberikan perlindungan.

Namun demikian, bagi yang sudah vaksinasi, sebagian besar infeksi Covid-19 menunjukkan hanya gejala ringan atau bahkan tidak ada gejala sama sekali.

Walau memang beberapa orang yang divaksinasi lengkap mungkin perlu dirawat di rumah sakit karena memiliki komorbid dan meninggal.

Baca Juga: Siap-siap, Tempat Kuliner di Sumut Akan Dilabeli Vaksinasi Covid-19

Tetapi, orang yang divaksinasi lengkap jauh lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal dibandingkan orang dengan faktor risiko serupa yang tidak divaksinasi.

Ilustrasi bersin. [Joseph Mucira/Pixabay]
Ilustrasi bersin. [Joseph Mucira/Pixabay]

Para peneliti dengan ZOE COVID Symptom Study telah melacak gejala Covid-19 dari mereka yang sudah maupun belum suntik vaksin Covid-19. Peneliti menemukan bahwa bersin lebih sering dari biasanya dapat menjadi tanda terinfeksi Covid-19, tetapi hanya untuk orang yang sudah vaksinasi.

Aplikasi Studi Gejala COVID ZOE dibuat oleh dokter dan ilmuwan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan, King's College London dan Fakultas Kedokteran Universitas Stanfordm ersama dengan ZOE, sebuah perusahaan ilmu kesehatan.

"Data kami menunjukkan bahwa orang yang telah divaksinasi dan kemudian dites positif Covid-19 lebih mungkin melaporkan bersin sebagai gejala dibandingkan dengan mereka yang tidak disuntik," tulis para peneliti, dikutip dari The Hill.

Di sisi lain, para peneliti juga mengatakan orang yang sudah vaksin tapi terjangkit Covid-19 bisa "mengalami gejala yang sama seperti orang yang tidak divaksinasi, tetapi penyakit mereka lebih ringan dan lebih pendek".

Baca Juga: Impor Vaksin RI Sepanjang Juli 2021 Tercatat 150 Juta Dolar AS, Terbanyak dari Tiongkok

"Banyak bersin bisa menjadi tanda potensial bahwa seseorang yang divaksinasi memiliki Covid-19 dan, betapapun ringannya, harus mengikuti tes dan mengisolasi diri untuk melindungi teman, keluarga, dan kolega mereka," catat para peneliti.

Komentar