Kecam Negara Kaya Yang Ngotot Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, WHO: Tidak Bermoral

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:38 WIB
Kecam Negara Kaya Yang Ngotot Kasih Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, WHO: Tidak Bermoral
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Presisi.co]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengutuk negara-negara kaya yang terburu-buru memberikan suntikan booster vaksin Covid-19 dosis ketiga, sementara jutaan orang di seluruh dunia belum menerima satu pun.

Para ahli WHO bersikeras tidak ada cukup bukti ilmiah bahwa booster diperlukan. WHO juga mengatakan bahwa memberikan dosis ketiga sementara begitu banyak yang masih menunggu untuk diimunisasi adalah tidak bermoral.

"Kami berencana untuk membagikan jaket pelampung tambahan kepada orang-orang yang sudah memiliki jaket pelampung, sementara kami membiarkan orang lain tenggelam tanpa satu jaket pelampung," kata direktur darurat WHO Mike Ryan kepada wartawan dari markas besar badan PBB di Jenewa.

"Realitas mendasar dan etis adalah kami membagikan jaket pelampung kedua sambil meninggalkan jutaan dan jutaan orang tanpa apa pun untuk melindungi mereka."

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

WHO menyerukan awal bulan ini untuk moratorium suntikan vaksin Covid-19 untuk membantu meringankan ketidaksetaraan drastis dalam distribusi dosis antara negara kaya dan miskin. Demikian seperti dilansir dari France24.

Tapi itu tidak menghentikan sejumlah negara untuk bergerak maju dengan rencana untuk menambah jab ketiga, karena mereka berjuang untuk menggagalkan varian Delta.

Pihak berwenang AS memperingatkan pada hari Rabu bahwa kemanjuran vaksinasi Covid-19 menurun dari waktu ke waktu, dan mengatakan mereka telah mengizinkan suntikan booster untuk semua orang Amerika mulai 20 September mulai delapan bulan setelah seseorang divaksinasi sepenuhnya.

Para pejabat mengatakan bahwa sementara vaksin tetap "sangat efektif" dalam mengurangi risiko penyakit parah, rawat inap dan kematian akibat efek Covid, perlindungan dapat berkurang dalam beberapa bulan ke depan tanpa meningkatkan imunisasi.

Washington telah mengizinkan dosis tambahan untuk orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Baca Juga: Cara Daftar Vaksin di Link pedulilindungi.id dan loket.com, Berikut Penjelasannya

Israel juga mulai memberikan dosis ketiga kepada warga Israel berusia 50 tahun ke atas.

Tetapi para ahli WHO bersikeras bahwa ilmu pengetahuan masih belum berkembang dan menekankan bahwa memastikan bahwa orang-orang di negara-negara berpenghasilan rendah di mana vaksinasi tertinggal menerima suntikan jauh lebih penting.

"Yang jelas adalah sangat penting untuk mendapatkan tembakan pertama ke dalam senjata dan melindungi yang paling rentan sebelum booster diluncurkan," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers hari Rabu.

"Kesenjangan antara si kaya dan si miskin hanya akan tumbuh lebih besar jika produsen dan pemimpin memprioritaskan suntikan pendorong daripada pasokan ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI