Kemenkes Tetapkan Vaksin Covid-19 Pfizer Untuk Ibu Hamil dan Orang Dewasa

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 19 Agustus 2021 | 20:16 WIB
Kemenkes Tetapkan Vaksin Covid-19 Pfizer Untuk Ibu Hamil dan Orang Dewasa
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Coşkun)

Suara.com - Pengiriman perdana vaksin Covid-19 Pfizer tiba di Indonesia hari ini sebanyak 1,56 juta dosis. Tak seperti vaksin Moderna sebelumnya yang sebagian stok dikhususkan untuk vaksin booster bagi tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa tidak ada alokasi sasaran khusus untuk vaksin Pfizer.

Sesuai rencana awal, juru bicara vaksinasi Kemenkes dr. Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer diperuntukkan bagi ibu hamil dan orang dewasa.

"Tidak ada (alokasi khusus), masyarakat di atas 18 tahun dan bumil," kata Nadia saat dihubungi suara.com, Kamis (19/8/2021).

Sebelumnya, melalui surat edaran Kemenkes tanggal 2 Agustus 2021, yang ditandatangani oleh Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein, disebutkan bahwa Pfizer jadi salah satu jenis vaksin Covid-19 yang akan diberikan kepada ibu hamil.

Selain Pfizer, Kemenkes juga menyediakan vaksin Covid-19 Moderna, dan vaksin platform inactivated Sinovac, sesuai ketersediaan.

"Pemberian dosis pertama vaksinasi Covid-19 tersebut dimulai pada trimester kedua kehamilan dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin," tertulis dalam surat edaran tersebut.

Vaksin Covid-19 pfizer telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorisation dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sejak pertengahan Juli lalu.

Ketua Badan POM Penny Lukito mengatakan, vaksin tersebut sebenarnya bisa digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 mulai dari kelompok usia 12 tahun ke atas.

"Jadi bisa diberikan pada remaja berusia di atas 12 tahun ke atas. Diberikan secara injeksi intramuskular 0,3 ml dengan 2 kali penyuntikan dalam rentang waktu tiga minggu," kata Penny dalam konferensi pers daring, Kamis (15/7/2021).

baca juga

Dipertimbangkan dari aspek keamanan dan efikasi vaksin tersebut hasilnya menunjukkan bahwa secara umum keamanan vaksin dapat ditoleransi oleh semua kelompok usia.

Penny menyebutkan efek samping yang paling umum terjadi dari imunisasi vaksin Pfizer di antaranya, nyeri badan bekas suntikan, kelelahan, nyeri badan, nyeri otot, nyeri sendi, dan demam.

"Berdasarkan data uji klinik fase 3 menunjukkan efikasi usia 16 tahun ke atas adalah 95,5 persen dan pada remaja usia 12 sampai 15 tahun adalah 100 persen," ucapnya.

Data imunogenitas juga menunjukkan pemberian 2 dosis vaksin Comirnaty dalam selang 3 minggu itu menghasilkan respon imun yang baik, lanjut Penny. Lantaran menggunakan platform mRNA, Penny mengatakan, bahwa vaksin buatan Pfizer-Biontech itu memiliki tempat penyimpanan khusus dengan suhu minus 90 sampai minus 60 derajat Celcius.

"Tentunya ini adalah hal yang perlu dikawal dalam pendistribusian. Namun PT Pfizer telah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sampai ke titik penyuntikan," kata Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CATAT! Daftar Penerima Vaksin Moderna Selain Tenaga Medis, Anda Termasuk?

CATAT! Daftar Penerima Vaksin Moderna Selain Tenaga Medis, Anda Termasuk?

Bekaci | Kamis, 19 Agustus 2021 | 20:03 WIB

Menkes Janji Akan Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca lagi ke Indonesia

Menkes Janji Akan Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca lagi ke Indonesia

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:27 WIB

Aseeeekk... 4.600 Buruh Soloraya Bakal Divaksin Jenis Moderna

Aseeeekk... 4.600 Buruh Soloraya Bakal Divaksin Jenis Moderna

Surakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:22 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB