Menkes Janji Akan Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca lagi ke Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:27 WIB
Menkes Janji Akan Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca lagi ke Indonesia
Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang dipantau daring, Senin (26/7/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Indonesia mendapat dua jenis vaksin Covid-19 sekaligus hari ini. Yakni, Pfizer sebanyak 1,56 juta dosis dan Astrazeneca sebanyak 1,1 juta dosis. 

Untuk vaksin Astrazeneca terdiri dari 450 ribu dosis yang berasal dari hibah Pemerintah Belanda dan 567.500 dosis lainnya dibeli langsung oleh Indonesia dari perusahaan pembuat vaksin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pengiriman hari ini menjadi yang pertama kali untuk vaksin Pfizer dan Astrazeneca yang langsung diberi dari perusahaan. 

Sebelumnya, Indonesia telah menerima sebanyak 16,12 juta dosis vaksin Astrazeneca yang juga hibah dari beberapa negara maupun dari bantuan internasional GAVI-WHO.

Petugas cargo menurunkan envirotainer berisi vaksin COVID-19 Pfizer dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021).  ANTARA FOTO/Fauzan
Petugas cargo menurunkan envirotainer berisi vaksin COVID-19 Pfizer dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

Indonesia masih akan menerima kedatangan vaksin Pfizer juga Astrazeneca yang diberi langsung dari perusahaan.

"Diharapkan sampai akhir tahun kita bisa mendapatkan 50 juta dosis dari Pfizer secara business to business, sekitar 20-30 juta vaksin business to business Astrazeneca, untuk melengkapi 175 juta vaksin Sinovac," kata Budi dalam konferensi pers daring, Kamis (19/8/2021). 

Dari jalur bisnis, Budi mengungkapkan bahwa Indonesia akan membeli vaksin Sinovac, Pfizer, Astrazeneca, dan Novavax. Dari keempat jenis vaksin tersebut tersisa Novavax yang belum dipastikan pengirimannya ke Indonesia.

"Kita masih menunggu persetujuan dari FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Amerika untuk 57 juta dosis Novavax yang diharapkan akan keluar persetujuannya dalam waktu dekat ini," ucap Budi.

Dengan kedatangan dua jenis vaksin hari ini menambah total vaksin Covid-19 di Indonesia yang telah mencapai sekitar 192,66 juta dosis. Vaksin itu terdiri dari 117,3 juta dosis dalam bentuk bahan baku vaksin Sinovac dan 47,9 juta dosis vaksin jadi. 

Adapun vaksin jadi terdiri dari 13 juta vaksin Sinovac, 17,2 juta vaksin Astrazeneca, 8,2 juta vaksin Sinopharm, 8 juta vaksin Moderna, dan 1,56 juta vaksin Pfizer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aseeeekk... 4.600 Buruh Soloraya Bakal Divaksin Jenis Moderna

Aseeeekk... 4.600 Buruh Soloraya Bakal Divaksin Jenis Moderna

Surakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:22 WIB

Kelompok Rentan, 1.515 Ibu Hamil di Kota Malang Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Kelompok Rentan, 1.515 Ibu Hamil di Kota Malang Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Jatim | Kamis, 19 Agustus 2021 | 18:18 WIB

1,5 Juta Vaksin Pfizer Tiba Perdana di Indonesia

1,5 Juta Vaksin Pfizer Tiba Perdana di Indonesia

Foto | Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB