Perlukah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diberi Suntikan Penguat?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 23 Agustus 2021 | 14:50 WIB
Perlukah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Johnson & Johnson Diberi Suntikan Penguat?
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin johnson & johnson (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Beberapa negara sudah mulai memberikan suntikan penguat vaksin Covid-19 pada orang-orang yang sudah vaksinasi lengkap. Tapi, orang yang mendapatkan satu kali suntikan vaksin Johnson & Johnson masih belum jelas.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Penelitian yang mencakup pentingnya suntikan penguat menunjukkan efektivitas vaksin Covid-19 yang berkurang seiring waktu, khususnya orang yang suntik vaksin Pfizer dan Moderna.

Tapi, peluncuran suntikan penguat vaksin Covid-19 ini sudah mulai beberapa bulan sebelum vaksin Johnson & Johnson menerima otorisasi FDA, sehingga data tentang efektivitas jangka panjang akan segera tersedia.

"Kami juga mengantisipasi suntikan penguat vaksin Covid-19 mungkin akan diperlukan orang-orang yang suntik vaksin Johnson & Johnson," kata Dr. Rochelle Walensky dari CDC, Dr. Anthony Fauci, Dr. Janet Woodcock dari FDA dikutip dari Fox News.

Administrasi vaksin Johnson & Johnson sendiri dimulai di AS hingga Maret 2021. Para ahli pun terus memantau perkembangan vaksin Johnson & Johnson dalam memberikan perlindungan butuh suntikan penguat atau tidak.

Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan penguat  (pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan penguat (pixabay)

Pada data percobaan sebelumnya ketika muncul varian Delta menunjukkan, vaksin Johnson & Johnson memiliki tingkat efektivitas 72 persen dalam mencegah infeksi virus corona Covid-19.

Data terbaru lagi menunjukkan vaksin Covid-19 ini memicu respon netralisasi antibodi yang kuat terhadap varian Delta dan antibodi itu bertahan setidaknya selama 8 bulan.

Bahkan, data terbaru vaksin Johnson & Johnson menunjukkan efektivitas 85 persen terhadap infeksi virus corona Covid-19 parah, risiko rawat inap, dan kematian. Namun, suntikan penguat bagi orang yang mendapatkan vaksin Johnson & Johnson masih perlu diamati.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Bikin Vaksin COVID-19 Berbasis DNA, Bagaimana Cara Kerjanya?

India Bikin Vaksin COVID-19 Berbasis DNA, Bagaimana Cara Kerjanya?

Health | Minggu, 22 Agustus 2021 | 20:54 WIB

India Siap Pakai Vaksin Covid-19 DNA, Ini Kelebihan dan Kelemahannya!

India Siap Pakai Vaksin Covid-19 DNA, Ini Kelebihan dan Kelemahannya!

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Jangan Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Ahli Ungkap Bahayanya

Jangan Pilih-pilih Vaksin Covid-19, Ahli Ungkap Bahayanya

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×