Mengenal Teknik Fakoemulsifikasi, Operasi Katarak Minim Sayatan

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 14:55 WIB
Mengenal Teknik Fakoemulsifikasi, Operasi Katarak Minim Sayatan
Operasi katarak [shutterstock]

Suara.com - Penyakit katarak menjadi salah satu gangguan penglihatan paling banyak dialami kedua di dunia. Bahkan, katarak bisa menimbulkan kebutaan.

Bagi pasien katarak, operasi dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Salah satu yang terbaru dengan Teknik Fakoemulsifikasi (Phaco Emulsification).

"Operasi katarak melalui teknik Fakoemulsifikasi merupakan pilihan terbaik saat ini yang hanya membutuhkan luka sayatan kecil dan proses penyembuhan yang relatif singkat, pun Siloam Hospitals Manado telah memiliki layananan bedah katarak Teknik Fakoemulsifikasi ini," ungkap dr Samuel dalam keterangannya, Jumat, (27/8/2021).

Ilustrasi operasi katarak. (Shutterstock)
Ilustrasi operasi katarak. (Shutterstock)

Dokter Samuel Malingkas yang juga Konsultan Infeksi Imunologi dari Rumah Sakit Siloam Manado itu melanjutkan, teknik Fakoemulsifikasi memiliki banyak banyak keuntungan.

Beberapa di antaranya ialah fungsi penglihatan menjadi lebih baik, keadaan refraksi stabil, berkurangnya reaksi peradangan pasca operasi, mengurangi pembengkakan kornea mata, mengurangi terjadinya katarak sekunder pada kapsul lensa, luka operasi kecil bahkan tersamar tidak terlihat.

"Namun operasi katarak melalui Fakoemulsifikasi ini memiliki tantangan tersendiri yang harus dipersiapkan pasien dan keluarga. Contohnya biaya yang masih cukup tinggi karena memerlukan tehnik operasi khusus, menggunakan lensa implantasi yang dilipat. Pun ada resiko terjadinya ruptur kapsul lensa pada katarak yang keras atau densitas," tutur Samuel mengingatkan.

Menurutnya, melakukan konsultasi pada dokter mata sebelum menetapkan keputusan operasi katarak adalah hal ideal.

Samuel menjelaskan, biaya operasi katarak yang tidak murah membuat banyak pasien menunda untuk segera operasi katarak. Padahal penundaan terhadap operasi katarak lambat laun dapat menyebabkan kebutaan pada penglihatan.

Oleh sebab itu, diperlukan adanya perhitungan perbandingan mengenai biaya operasi katarak.

baca juga

Perhitungan tersebut dapat dilakukan menggunakan perhitungan analisis efektifitas biaya atau Cost Effective Analysis (CEA) dengan metode Quality-Adjusted Life Years (QALY) atau penghitungan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hidup pasien dengan adanya intervensi dari penyedia pelayanan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Banyak yang Tahu, 5 Ilmuwan Ini Mengubah Dunia

Tak Banyak yang Tahu, 5 Ilmuwan Ini Mengubah Dunia

Tekno | Senin, 05 Juli 2021 | 13:30 WIB

Pandangan Berkabut, Apakah Termasuk Gejala Katarak?

Pandangan Berkabut, Apakah Termasuk Gejala Katarak?

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 15:37 WIB

Alasan Mengapa Pasien Diabetes Berisiko Alami Katarak

Alasan Mengapa Pasien Diabetes Berisiko Alami Katarak

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Harga HP Samsung Galaxy A Series Terbaru November 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Harga HP Samsung Galaxy A Series Terbaru November 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 18:04 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun, Gantung Sepatu dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo Pensiun, Gantung Sepatu dari Timnas Portugal

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 18:02 WIB

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:00 WIB

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:54 WIB

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

×