Rentan Serang Lansia, Dokter Sebut Katarak Sebenarnya Mudah Diatasi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Selasa, 15 Juni 2021 | 07:50 WIB
Rentan Serang Lansia, Dokter Sebut Katarak Sebenarnya Mudah Diatasi
Operasi katarak gratis di Rumah Sakit Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (29/7). Sebagai Ilustrasi

Suara.com - Katarak menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak diderita oleh lansia. Kabar baiknya, katarak dapat dengan mudah diobati.

Melansir dari Medicinenet, pada usia 80 tahun setengah dari orang Amerika memiliki katarak atau telah menjalani operasi untuk menghilangkannya. Hal ini dinyatakan oleh Dr. Waid Blackstone, dokter mata di University of Alabama di Birmingham Callahan Eye Hospital Clinic di Pell City.

"Dalam hal katarak terkait usia yang khas, usia rata-rata timbulnya adalah 40 hingga 50 tahun, tetapi kebanyakan orang tidak mengalami masalah penglihatan sampai beberapa tahun kemudian," kata dokter Blackstone.  

"Usia rata-rata pasien operasi katarak adalah 73 hingga 75 tahun," imbuhnya. 

Katarak adalah gumpalan protein yang membuat lensa mata keruh atau berwarna, sehingga mengganggu penglihatan. Katarak dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Penyebabnya tidak diketahui.

Seringkali tahap awal katarak disertai dengan peningkatan rabun jauh yang dapat dikoreksi dengan kacamata. Saat katarak berkembang, penglihatan pada malam hari dapat memburuk dan warna mungkin tampak lebih kusam.

"Penglihatan kabur adalah masalah utama, meskipun itu dapat bermanifestasi dalam beberapa cara berbeda," kata Blackstone.

"Hal pertama yang diperhatikan kebanyakan orang adalah silau. Cahaya mengenai katarak, menyebar dan membuat sulit [untuk] melihat. Keluhan umumnya adalah kesulitan mengemudi di malam hari karena silau dari lampu depan," imbuhnya. 

Gejala awal katarak dapat diperbaiki dengan kacamata, pencahayaan yang lebih terang, kacamata anti-silau atau lensa pembesar. Jika tindakan ini tidak membantu, operasi adalah satu-satunya pengobatan yang efektif.

baca juga

Pengangkatan katarak adalah salah satu operasi paling umum di mana termasuk yang paling aman dan efektif. Dokter bedah mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan implan.

Biasanya, ahli bedah melakukan operasi pada satu mata, dan pada mata lainnya segera setelahnya. Metode yang paling umum memakan waktu sekitar 15 menit. Sekitar 95 persen orang pun melihat lebih baik setelah operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Askrindo Gandeng Baznas Gelar Operasi Katarak Gratis

Askrindo Gandeng Baznas Gelar Operasi Katarak Gratis

Bisnis | Selasa, 20 April 2021 | 14:48 WIB

Berbeda dengan Katarak, Penyakit Glaukoma Bisa Sebabkan Buta Permanen

Berbeda dengan Katarak, Penyakit Glaukoma Bisa Sebabkan Buta Permanen

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 11:37 WIB

Pilu! Viral Kakek Tukang Becak Kerap Ditolak Penumpang, Ternyata Gegara Ini

Pilu! Viral Kakek Tukang Becak Kerap Ditolak Penumpang, Ternyata Gegara Ini

Hits | Minggu, 07 Maret 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×