Update Covid-19 Global: Singapura Bagikan 6 Alat Tes Mandiri ke Setiap Keluarga

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 11:06 WIB
Update Covid-19 Global: Singapura Bagikan 6 Alat Tes Mandiri ke Setiap Keluarga
Ilustrasi rapid test antigen. (Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini mengutip data worldometers, Sabtu (28/8/2021), menunjukan adanya tambahan 711 ribu orang yang baru dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Kasus kematian harian karena Covid-19 hari ini bertambah 9.900 orang.

Akibat kasus yang masih bertambah, Singapura terus melakukan tracing, salah satunya dengan cara memberikan enam paket kit rapid antigen mandiri untuk setiap keluarga.

Mengutip Channel News Asia, paket rapid antigen mandiri ini akan mulai dikirimkan ke setiap keluarga di Singapura sejak 28 Agustus hingga 27 September 2021, melalui SingPost.

Selain itu alat rapid antigen mandiri ini juga diberikan kepada seluruh siswa dan pengajar PAUD, TK, sekolah luar biasa (SLB), SD dan SMP. Siswa, pengajar, dan anggota staf sekolah masing-masing menerima tiga paket rapid antigen.

"Seiring dengan penularan Singapura, secara bertahap siap menjadi negara yang tangguh dari Covid-19. Masyarakat juga memainkan peran yang sangat penting untuk penanganan pandemi ini," terang Kementerian Kesehatan Singapura dalam keterangan persnya.

"Tujuan utamanya adalah menjalankan tanggung jawab pribadi untuk menguji diri dan memantau status kesehatan kita sendiri," sambung keterangan tersebut.

Sementara itu, masih dari worldometers, Singapura hari ini mendeteksi 122 kasus positif baru dari total 67.050 infeksi Covid-19. Tiga orang baru saja meninggal dunia dari total kematian di Singapura yang tembus 55 orang.

Kini, di negara singa putih itu masih ada 1.027 kasus aktif atau orang yang masih bisa menularkan virus corona pada orang lain.

Sedangkan di dunia, total infeksi tembus lebih dari 216 juta, dengan kematian nyaris mencapai 4,5 juta dan angka kesembuhan mencapai 193 juta orang.

Kini masih ada 18,5 juta orang yang masih dinyatakan positif Covid-19, atau orang yang masih bisa menularkan Covid-19 kepada orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 27 Agustus: Positif 638, Sembuh 341, Meninggal 16

Update COVID-19 Jakarta 27 Agustus: Positif 638, Sembuh 341, Meninggal 16

Jakarta | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 19:38 WIB

Update Covid-19 Global: Otoritas Eropa Selidiki Insiden Kontaminasi Vaksin Moderna

Update Covid-19 Global: Otoritas Eropa Selidiki Insiden Kontaminasi Vaksin Moderna

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:29 WIB

Update COVID-19 Jakarta 26 Agustus: Positif 574, Sembuh 1.031, Meninggal 2

Update COVID-19 Jakarta 26 Agustus: Positif 574, Sembuh 1.031, Meninggal 2

Jakarta | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 00:08 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB