Update Covid-19 Global: Otoritas Eropa Selidiki Insiden Kontaminasi Vaksin Moderna

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:29 WIB
Update Covid-19 Global: Otoritas Eropa Selidiki Insiden Kontaminasi Vaksin Moderna
Vaksin Covid-19 Moderna [Foto: Antara]

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini, Jumat (27/8/2021) mencatat lebih dari 700 ribu orang baru saja dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari data Worldometers menunjukan, lebih dari 10.000 ribu orang meninggal dunia dan 583 ribu orang lainnya berhasil dinyatakan sembuh di hari yang sama.

Melihat kasus yang terus bertambah, vaksinasi Covid-19 juga terus digencarkan. Sayangnya, setelah Jepang hentikan sementara penggunan vaksin Moderna akibat kontaminasi zat asing. Kini Otoritas Obat Eropa atau EMA menyelidiki pembuatan vaksin Moderna, usai adanya laporan kontaminasi.

Mengutip Channel News Asia, EMA menyelidiki insiden kontaminasi vaksin Moderna karena khawatir berdampak pada pasokan vaksin Moderna yang ada di negara-negara Eropa.

"EMA sedang menyelidiki masalah ini, dan telah meminta perusahaan pemasok vaksin Moderna untuk memberikan informasi tentang dampak potensial pada batch vaksin yang dipasok ke Uni Eropa," tulis EMA melalui keterangannya.

Sebelumnya, Sebanyak 1,63 juta dosis vaksin Moderna dihentikan penggunaanya di Jepang, setelah adanya laporan kontaminasi lot atau batch vaksin tertentu. Hal ini diungkap Kementerian Kesehatan Jepang dan produsen obat Takeda pada Kamis,26 Agustus 2021.

Takeda adalah produsen obat yang bertanggung jawab atas penjualan dan distribusi suntikan vaksin Moderna di Jepang, yang menerima laporan dari pusat vaksinasi.

"Ditemukan zat asing dalam botol vaksin Moderna yang belum dibuka dari lot tertentu," terang Takeda.

Akhirnya, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan Jepang, Takeda akhirnya memutuskan menunda dan menangguhkan penggunaan vaksin dengan lot tertentu, sejak 26 Agustus 2021. Sayangnya, hingga saat ini Moderna belum menyampaikan tanggapannya terkait hal ini.

baca juga

Sementara itu di dunia tercatat masih ada 18,3 juta kasus aktif atau jumlah orang yang masih bisa menularkan virus corona. Dari total kasus aktif itu,18,3 juta pasien di antaranya dalam kondisi tanpa gejala dan ringan. Sisanya ada 112.700 pasien yang dalam kondisi gejala berat bahkan kritis.

Sehingga sejak awal pandemi Covid-19 sebanyak 215 juta orang pernah terinfeksi virus corona, dengan rincian 192 juta berhasil dinyatakan sembuh. Tapi nahas lebih dari 4,4 juta orang meninggal dunia akibat infeksi yang menganggu saluran napas atas ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Dokter Penyakit Dalam untuk Cegah Long Covid-19 dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Saran Dokter Penyakit Dalam untuk Cegah Long Covid-19 dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:09 WIB

Studi: Penyakit Paru-Paru Terus Berkembang Usai Infeksi Virus Corona Covid-19

Studi: Penyakit Paru-Paru Terus Berkembang Usai Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 09:30 WIB

Jepang Tangguhkan 1,63 Juta Vaksin Moderna karena Kontaminasi

Jepang Tangguhkan 1,63 Juta Vaksin Moderna karena Kontaminasi

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×