Jepang Kembali Laporkan Vaksin Moderna yang Terkontaminasi Partikel Hitam

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 September 2021 | 10:36 WIB
Jepang Kembali Laporkan Vaksin Moderna yang Terkontaminasi Partikel Hitam
Vaksin Covid-19 Moderna [Foto: Antara]

Suara.com - Prefektur Kanagawa di Jepang mengatakan telah menemukan botol lain vaksin COVID-19 Moderna Inc (MRNA.O) yang diduga mengandung zat asing. Ini membuat pemerintah setempat telah menunda sisanya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, otoritas prefektur mengatakan seorang apoteker menemukan beberapa partikel hitam dalam satu botol setelah memeriksa zat asing sebelum penggunaan vaksin. Demikian seperti dilansir dair Reuters.

Sebelumnya, Jepang menangguhkan penggunaan 1,63 juta dosis vaksin Moderna minggu lalu setelah diberitahu tentang kontaminasi di beberapa pasokan.

Vaksin Moderna. [Nhac Nguyen/AFP]
Vaksin Moderna. [Nhac Nguyen/AFP]

Perusahaan farmasi Moderna dan Spanyol Rovi (ROVI.MC), yang membotolkan vaksin Moderna, mengatakan penyebabnya bisa menjadi masalah manufaktur, dan regulator keamanan Eropa telah meluncurkan penyelidikan.

Moderna mengatakan tidak ada masalah keamanan atau kemanjuran yang telah diidentifikasi dari masalah tersebut.

Prefektur Kanagawa mengatakan distributor domestik vaksin, Takeda Pharmaceutical Co Ltd (4502.T), telah mengumpulkan botol dengan kontaminan yang dicurigai, dan sekitar 3.790 orang telah menerima suntikan dari lot yang sama.

Makin banyak suntikan Moderna dihentikan sementara di dua wilayah Jepang minggu ini untuk apa yang tampaknya menjadi masalah terpisah dari sumbat karet botol yang putus ketika jarum dimasukkan dengan tidak benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Moderna Ciptakan Antibodi Dua Kali Lebih Banyak dari Pfizer, Studi Menunjukkan

Vaksin Moderna Ciptakan Antibodi Dua Kali Lebih Banyak dari Pfizer, Studi Menunjukkan

Health | Rabu, 01 September 2021 | 07:35 WIB

Studi Belgia: Vaksin Moderna Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Daripada Pfizer

Studi Belgia: Vaksin Moderna Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Daripada Pfizer

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 22:19 WIB

5 Fakta Terkini Soal Kasus Vaksin Moderna yang Terkontaminasi di Jepang

5 Fakta Terkini Soal Kasus Vaksin Moderna yang Terkontaminasi di Jepang

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 20:55 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×