Studi CDC: Tingkat Vaksinasi Covid-19 Rendah Berisiko Bikin Rawat Inap Anak Naik

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 05 September 2021 | 08:55 WIB
Studi CDC: Tingkat Vaksinasi Covid-19 Rendah Berisiko Bikin Rawat Inap Anak Naik
Seorang murid SD mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, di Manado, Sulawesi Utara, Senin (5/7/2021). [ANTARA FOTO/Adwit B Pramono]

Suara.com - Tingkat vaksinasi Covid-19 rendah berisiko sebabkan lebih banyak anak dirawat di rumah sakit dan ruang gawat darurat akibat infeksi virus Corona tersebut. 

Studi baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC)  Amerika Serikat mencatat, kondisi itu terjadi di beberapa negara bagian AS. Menurut CDC, pandemi Covid-19 saat ini sangat berbeda untuk anak-anak. 

Penelitian yang diterbitkan di CDC Morbidity and Mortality Report menemukan bahwa rawat inap dan kunjungan ruang gawat darurat untuk anak-anak dengan Covid-19 meningkat dari Juni hingga Agustus tahun ini.

Dukungan Psikososial Bagi Pasien Covid-19 Anak. (Dok. OT Group)
Dukungan Psikososial Bagi Pasien Covid-19 Anak. (Dok. OT Group)

Dalam periode dua minggu pada pertengahan hingga akhir Agustus, kunjungan UGD 3,4 kali lebih tinggi di negara bagian dengan tingkat vaksinasi terendah dan rawat inap 3,7 kali lebih tinggi daripada di negara bagian dengan tingkat vaksinasi tertinggi. Negara bagian dengan cakupan vaksinasi terendah berada di Selatan.

"Vaksinasi yang luas di seluruh komunitas dari semua orang yang memenuhi syarat adalah komponen penting dari strategi mitigasi untuk melindungi populasi anak-anak dari infeksi SARS CoV-2 dan penyakit Covid-19 yang parah," tulis para ilmuwan CDC, dikutip dari CNN.

Varian Delta yang lebih menular jadi salah satu penyebab lebih banyak anak dirawat di rumah sakit akibat Covid-19, proporsinya serupa dengan jumlah yang dirawat di rumah sakit pada awal pandemi, menurut laporan kedua.

Tim menemukan tingkat rawat inap meningkat lima kali lipat di antara anak-anak dan remaja dan meningkat pesat sejak akhir Juni hingga pertengahan Agustus, bertepatan dengan penyebaran varian Delta yang lebih menular di Amerika Serikat.

Tingkat rawat inap untuk remaja yang tidak divaksinasi sebanyak 10 kali lebih tinggi daripada mereka yang divaksinasi. Rawat inap tertinggi ada pada anak-anak berusia hingga 4 tahun, dan remaja 12-17 tahun.

Satu dari empat anak yang dirawat di rumah sakit membutuhkan perawatan intensif.

Karena data yang digunakan untuk penelitian ini berasal dari catatan anak-anak yang dirawat di rumah sakit, sehingga tidak dapat menunjukkan apakah lebih banyak anak yang dirawat di rumah sakit hanya karena terpapar lebih banyak virus di komunitasnya, atau disebabkan tertular varian Delta.

Namun, peneliti menekankan bahwa proporsi anak-anak dan remaja yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit parah serupa sebelum dan selama periode dominasi Delta.

Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky menyoroti studi tersebut. Salam pengarahan Covid-19 di Gedung Putih, ia mengatakan bahwa penelitian itu menunjukkan anak-anak tidak mendapatkan penyakit yang lebih parah dari varian Delta. 

"Dan meskipun kami melihat lebih banyak kasus pada anak-anak, dan lebih banyak kasus secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan keparahan penyakit pada anak-anak. Sebaliknya, lebih banyak anak terinfeksi Covid-19 karena ada lebih banyak penyakit di masyarakat," katanya.

“Yang jelas dari data ini cakupan vaksinasi tingkat masyarakat melindungi anak-anak kita. Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di masyarakat, jumlah anak yang sakit, datang ke UGD dan dirawat di rumah sakit juga akan meningkat," imbuh Walensky.

Oleh sebab itu, penting juga melindungi anak-anak dari risiko Covid-19 dengan memvaksinasi mereka, tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Varian MU Berpotensi Kebal Vaksin Covid-19

WHO: Varian MU Berpotensi Kebal Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 05 September 2021 | 08:33 WIB

Satgas Covid-19: Kesadaran Protokol Kesehatan Masyarakat Terus Meningkat

Satgas Covid-19: Kesadaran Protokol Kesehatan Masyarakat Terus Meningkat

News | Minggu, 05 September 2021 | 08:23 WIB

AAAAAAA!! Viral Pasien COVID Teriak saat Nakes Masuk, Seisi RS Panik, Ditonton 2 Juta Kali

AAAAAAA!! Viral Pasien COVID Teriak saat Nakes Masuk, Seisi RS Panik, Ditonton 2 Juta Kali

Bekaci | Minggu, 05 September 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB