WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 14:16 WIB
WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus corona Covid-19 akan terus bermutasi mirip dengan flu biasa. Pihaknya pun memprediksi virus corona ini kemungkinan besar akan tetap ada dan hidup berdampingan dengan masyarakat.

Menurut WHO, sekarang ini virus corona Covid-19 sudah terlihat terus bermutasi dan berada di tengah masyarakat. Semua orang di seluruh dunia akan selalu menemukan varian baru dari virus corona Covid-19.

Dr Mike Ryan, direktur eksekutif Program Darurat WHO, berpendapat bahwa virus corona Covid-19 akan tetap ada di sini untuk tinggal bersama masyarakat dan berkembang seperti virus influenza.

Sebelumnya, pejabat kesehatan WHO juga mengatakan bahwa vaksin Covid-19 tidak akan menjamin dunia untuk membasmi virus corona Covid-19, seperti virus lainnya.

Beberapa pakar kesehatan terkemuka, termasuk kepala penasihat medis Gedung Putih, Dr Anthony Fauci dan Stephane Bancel, CEO Moderna, telah memperingatkan bahwa dunia harus hidup berdampingan dengan virus corona Covid-19 selamanya, seperti influenza.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Virus corona Covid-19 ini telah memberi sinyal kepada kita kalau akan terus bermutasi," kata Dr Jesse Goodman, mantan kepala ilmuwan di Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dikutip dari Express.

Dr Jesse juga menambahkan bahwa ada kemungkinan realistis kalau varian virus corona Covid-19 ini akan terus berkembang dan berpotensi menghindari kekebalan vaksin Covid-19. Bahkan, ketika kita tidak mengalami situasi kritis sekarang ini.

"Orang-orang mengatakan akan menghilangkan atau membasmi virus ini. Tapi tidak, kami yakin itu sangat tidak mungkin," kata Dr Jesse.

Jika dunia mengambil langkah awal untuk menghentikan penyebaran virus corona Covid-19, WHO mengatakan situasi sekarang ini akan sangat berbeda.

"Jika kami memiliki peluang di awal pandemi ini. Maka, pandemi virus corona Covid-19 mungkin tak seburuk ini," kata Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO.

Beberapa ilmuwan telah menggunakan istilah resistensi vaksin untuk menggambarkan penurunan kemanjuran vaksin Covid-19 terhadap beberapa varian virus corona.

Menurut studi Zoe COVID, peringkat gejala virus corona Covid-19 setelah vaksinasi, antara lain:

  1. Sakit kepala
  2. Pilek
  3. Bersin
  4. Sakit tenggorokan
  5. Kehilangan penciuman

Saat ini, vaksin Covid-19 didasarkan pada protein lonjakan SARS-CoV-2, yang digunakan virus corona Covid-19 untuk mengikat dan menginfeksi sel inang.

Tapi, varian virus corona yang masuk varian perhatian mungkin lebih menular dan mematikan dibandingkan virus corona Covid-19 aslinya. Karena, beberapa varian virus corona mengandung mutasi pada protein lonjakan yang memicu kekhawatiran tentang tingkat kemanjuran vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Penderita Autisme Lebih Berisiko Tertular Covid-19

Studi: Penderita Autisme Lebih Berisiko Tertular Covid-19

Health | Rabu, 08 September 2021 | 09:15 WIB

Alami Long Covid-19, Coba Lakukan 5 Teknik Alami Ini

Alami Long Covid-19, Coba Lakukan 5 Teknik Alami Ini

Health | Rabu, 08 September 2021 | 08:17 WIB

Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya

Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya

Health | Rabu, 08 September 2021 | 07:16 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB