Sebut Efek Vaksin Bikin Impoten dan Testis Bengkak, Nicki Minaj Dikecam Anthony Fauci

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 16 September 2021 | 12:58 WIB
Sebut Efek Vaksin Bikin Impoten dan Testis Bengkak, Nicki Minaj Dikecam Anthony Fauci
Nicki Minaj (Angela Weiss / AFP)

Suara.com - Nicki Minaj belum lama ini membuat tweet tentang klaim efek vaksin yang bisa membuat impoten dan bikin testis bengkak.

“Sepupu saya di Trinidad tidak akan mendapatkan vaksin karena temannya mendapatkannya & menjadi impoten. Testisnya menjadi bengkak. Temannya beberapa minggu lagi akan menikah, sekarang gadis itu membatalkan pernikahannya. Jadi doakan saja & pastikan kamu nyaman dengan keputusanmu, jangan diganggu," tulis Minaj Senin sore.

Hal itu direspon keras oleh dokter top AS Anthony Fauci. Dalam sebuah diskusi di televisi, ia ditanya apakah bahwa Pfizer, Moderna atau Johnson & Johnson dapat berdampak buruk pada sistem reproduksi laki-laki atau perempuan.

Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

“Jawaban untuk itu, Jake, adalah tidak. Tidak ada bukti bahwa itu terjadi – juga tidak ada alasan mekanistik untuk membayangkan hal itu akan terjadi, jadi jawaban atas pertanyaan Anda adalah tidak,” jawab kepala penasihat medis Presiden Biden.

Dokter penyakit menular itu menambahkan bahwa tweet penyanyi itu mungkin "tidak bersalah,", tetapi dia harus berhati-hati tentang apa yang dia posting di media sosial karena dia memiliki lebih dari 22 juta pengikut di Twitter saja.

"Dia harus berpikir dua kali untuk menyebarkan informasi yang benar-benar tidak memiliki dasar kecuali anekdot satu kali, dan bukan itu yang dimaksud dengan sains," kata Fauci.

Dalam tweet lain, Minaj berkata: “Mereka ingin Anda divaksinasi untuk Met. jika saya divaksinasi, tidak untuk Met. Itu akan terjadi setelah saya merasa telah melakukan penelitian yang cukup. Aku sedang mengerjakannya sekarang."

Pelantun "Starships" itu didesak oleh beberapa pengikutnya untuk memikirkan kembali pendiriannya tentang vaksin, mengutip penelitian oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang menunjukkan bahwa vaksin itu efektif untuk mencegah orang tertular kasus fatal.

Baca Juga: 80 Persen Populasi Portugal Sudah Disuntik Vaksin COVID-19, Tertinggi di Dunia?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI