Seks Anal Lebih Meningkatkan Penularan HIV, Begini Penjelasannya

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 16 September 2021 | 16:00 WIB
Seks Anal Lebih Meningkatkan Penularan HIV, Begini Penjelasannya
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

Suara.com - Topik seks anal ramai diperbincangkan setelah istri siri ayah Taqy Malik, Marlina Octoria Kawuwung, secara terang-terangan mengungkap bahwa Mansyardin Malik pernah memaksanya berhubungan seks anal saat dirinya menstruasi.

Pemaksaan berhubungan seks anal yang dilakukan sebanyak enam kali itu menyebabkan Marlina mengalami cedera hingga stadium empat.

Seks anal merupakan praktik dengan memasukkan penis, jari, atau benda asing seperti vibrator ke dalam anus demi mendapatkan kenikmatan seksual.

Marlina Octoria Kawuwung dan kuasa hukumnya saat menunjukkan bukti dinikahi ayah Taqy Malik. [Suara.com/Yuliani]
Marlina Octoria Kawuwung dan kuasa hukumnya saat menunjukkan bukti dinikahi ayah Taqy Malik. [Suara.com/Yuliani]

Ada berbagai macam risiko dari seks anal, salah satunya terinfeksi Human Immunodeficiency Virus atau HIV.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), seks anal merupakan jenis seks paling berisiko dalam menulari atau tertular HIV, 18 kali lebih besar daripada seks vaginal.

Ini terjadi apabila melakukan hubungan seks anal bersama pengidap tanpa menggunakan pelindung.

Alasan seks anal sangat meningkatkan risiko penularan HIV, melansir Verywell Health:

  • Tipisnya jaringan dubur, memungkinkan virus mengakses langsung ke aliran darah melalui robekan kecil atau lecet.
  • Tingginya konsentrasi HIV dalam air mani dan cairan pra-mani (pre-cum) dapat melipatgandakan risiko infeksi.
  • Pada pengidap HIV, seluruh selaput lendir di dalam tubuh mengandung HIV, tak terkecuali dalam cairan di dubur yang dihasilkan oleh selaput lendir rektum.
Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)

Bahkan, ada penelitian menunjukkan jumlah rata-rata virus di dalam cairan dubur lebih tinggi daripada di air mani. Mengapa? Sebab, sebagian besar sel kekebalan, termasuk yang menjadi target utama HIV, terletak di selaput lendir saluran pencernaan termasuk rektum.

Menjadi pasangan reseptif (yang berada di bawah/bottom) lebih berisiko terkena HIV daripada pasangan insertif (berada di atas/top).

baca juga

Risiko penularan semakin meningkat jika pasangan insertif tidak disunat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Taqy Malik Dituding Lakukan Seks Anal, Ketahui Risiko Jangka Panjangnya!

Ayah Taqy Malik Dituding Lakukan Seks Anal, Ketahui Risiko Jangka Panjangnya!

Health | Rabu, 15 September 2021 | 16:00 WIB

Ayah Dituduh Seks Anal, Taqy Malik Singgung Surga di Telapak Kaki Ibu

Ayah Dituduh Seks Anal, Taqy Malik Singgung Surga di Telapak Kaki Ibu

Entertainment | Rabu, 15 September 2021 | 12:28 WIB

Ayah Taqy Malik Sesalkan Pengakuan Istri Siri soal Seks Anal

Ayah Taqy Malik Sesalkan Pengakuan Istri Siri soal Seks Anal

Entertainment | Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB

Berita Hits Kesehatan: Balita Meninggal karena Ibu Antivaksin, Ragam Bahaya Seks Anal

Berita Hits Kesehatan: Balita Meninggal karena Ibu Antivaksin, Ragam Bahaya Seks Anal

Health | Rabu, 15 September 2021 | 09:28 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB