Jika Antibodi Hilang, Apakah Tubuh Masih Mampu Melawan Infeksi Virus Corona?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 21 September 2021 | 18:14 WIB
Jika Antibodi Hilang, Apakah Tubuh Masih Mampu Melawan Infeksi Virus Corona?
Antibodi di dalam tubuh (berbentuk Y) (Freepik)

Suara.com - Sejumlah penelitian menemukan bahwa antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19 turun beberapa bulan usai vaksinasi. Muncul pertanyaan, apakah tubuh masih bisa terlindungi dari ancaman virus ketika antibodi melemah dan hilang?

Menjawab pertanyaan ini, Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr Andani Eka Putra mengatakan tubuh manusia tetap dapat mengingat virus meskipun antibodi dalam tubuh telah menghilang.

“Jadi apabila antibodi tersebut habis tidak masalah. Karena ada sel-sel memori atau sel pengingat yang akan menghasilkan antibodi yang lebih cepat dan banyak dibanding dihasilkan di awal,” kata Andani dalam webinar Salah Kaprah Soal Vaksinasi dan Pembentukan Antibodi, dilansir ANTARA.

Andani menyebutkan dalam tubuh manusia, terdapat sel-sel yang dinamakan Antigen Presenting Cell (APC) yang bertugas menanggapi setiap virus, antigen dan protein asing yang masuk ke dalam tubuh.

Ilustrasi antibodi. [Swiftsciencewriting/Pixabay]
Ilustrasi antibodi. [Swiftsciencewriting/Pixabay]

Setelah sel-sel itu mengidentifikasi virus, maka akan diperkenalkan pada sistem imun yang sebenarnya yakni sistem imun adaptif yang memiliki dua jenis sel, yaitu sel T dan sel B.

Melalui sel T dan sel B, tubuh akan memiliki memori terhadap suatu virus atau cairan vaksin yang masuk dalam tubuh.

“Saya ulangi pada waktu kita dikasih vaksin, partikel-partikel atau bahan-bahan tadi akan ditangkap oleh sel-sel yang berfungsi untuk memperkenalkan protein dan virus tadi kepada sel imun yang sebenarnya. Sel imun yang sebenarnya adalah sel T dan sel B,” ujar dia.

Ia mengatakan, sel T berperan dalam memberikan respon seluler lebih cepat sehingga dapat mengeliminasi jenis komponen yang rusak.

Setelah melakukan proses eliminasi pada komponen-komponen asing yang masuk dalam tubuh, sel T akan mengumpulkan sel yang masih baik untuk ditangkap oleh antibodi dalam tubuh.

baca juga

Selanjutnya sel B akan bekerja untuk menetralisasi komponen yang tersisa agar dapat membentuk sebuah anti bodi yang tidak menempel pada aseptor dan dapat diingat oleh tubuh.

“Sel T pengingat bekerja, sel B efektor bekerja sel T efektor juga bekerja. Dia merusak sel-sel infeksi. Kemudian kalau bakteri, komponen-komponen tadi keluar akan ditangkap antibodi. Antibodi caranya dengan menetralisasinya sehingga tidak menempel pada aseptornya,” kata dia menjelaskan peran dari kedua sel itu.

Ia membeberkan akan berbeda apabila tubuh pernah terinfeksi suatu virus dan telah divaksin namun kembali terinfeksi. Maka jenis virus yang masuk ke dalam tubuh merupakan varian yang berbeda. Sehingga tubuh harus mempelajari dan membentuk memori baru kembali terkait varian itu.

Terakhir, Andani mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir apabila efektivitas vaksin dapat menghilang setelah beberapa bulan usai vaksinasi dilakukan.

Sebab pada dasarnya, antibodi memang akan menghilang namun tubuh dapat tetap mengingatnya.

“Jadi apabila antibodi tersebut habis, tidak masalah. Karena ada sel memori atau sel pengingat yang akan menghasilkan antibodi lebih cepat dan banyak dibanding dihasilkan di awal,” kata dia. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

×