Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?

Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:38 WIB
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
Ilustrasi Dengue
  • Hingga Desember 2025, Indonesia mencatat 139.298 kasus dengue, dan Kalimantan Utara melaporkan 735 kasus selama 2024.
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memulai program vaksinasi dengue di Bulungan sebagai pelengkap strategi pengendalian komprehensif.
  • Tahap awal vaksinasi menargetkan 725 anak usia 9–13 tahun, didukung oleh Bio Farma dan Takeda Innovative Medicines.

Suara.com - Dengue masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Utara. Hingga 1 Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat 139.298 kasus dengue di Indonesia dengan Incidence Rate (IR) 49,16 per 100.000 penduduk dan kematian sebanyak 583 kasus atau Case Fatality Rate (CFR) 0,42 persen. 

Angka ini menunjukkan bahwa dengue belum hanya menjadi persoalan musiman, melainkan ancaman yang terus membayangi banyak wilayah, terutama daerah endemik seperti Kalimantan Utara.

Di provinsi termuda di Indonesia itu, dengue telah menyebar di seluruh wilayah. Sepanjang 2024, Kalimantan Utara mencatat 735 kasus dengue dengan IR mencapai 98,98 per 100.000 penduduk dan CFR 1,09 persen. 

Kabupaten Bulungan dan Malinau menjadi wilayah dengan beban kasus dan kematian tertinggi. Yang lebih mengkhawatirkan, hampir setengah dari total kasus terjadi pada kelompok usia anak. 

Sebanyak 46,81 persen kasus sepanjang 2024 terjadi pada kelompok usia 6–14 tahun, dan tren penularan pada kelompok usia ini masih terus meningkat hingga Juli 2025.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk memperkuat strategi pengendalian dengue melalui pendekatan yang lebih komprehensif. 

Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama? (Dok. Istimewa)
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama? (Dok. Istimewa)

Salah satu langkah terbarunya adalah pelaksanaan program vaksinasi dengue yang diresmikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara dengan anggaran yang bersumber dari APBD. 

Program ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, khususnya Kecamatan Tanjung Palas Utara, dengan pusat kegiatan di Balai Desa Panca Agung, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Puskesmas Tanjung Palas Utara, serta bermitra dengan PT Bio Farma dan PT Takeda Innovative Medicines.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Dr. H. Usman, SKM, M.Kes., menegaskan bahwa vaksinasi bukanlah langkah yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pengendalian dengue.

Ia mengatakan, Kalimantan Utara berkomitmen memperkuat pengendalian dengue secara berkelanjutan melalui upaya komprehensif yang sudah berjalan. 

Mulai dari penguatan surveilans, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, hingga memberikan penyuluhan kepada masyarakat seputar bahaya dengue. 

"Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi, kita perlu mempertimbangkan pendekatan yang lebih inovatif. Karena itu, program vaksinasi dengue ini kami dorong sebagai strategi yang melengkapi upaya perlindungan yang sudah ada, khususnya untuk kelompok yang paling rentan,” kata dia.

Ia menambahkan Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dan target bersama ‘Nol Kematian Akibat Dengue di Tahun 2030’. 

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, serta para mitra, Kalimantan Utara dapat mengambil langkah maju yang terukur dalam melindungi masyarakat dari dengue.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bulungan yang menjadi lokasi awal pelaksanaan vaksinasi. Bupati Bulungan, Syarwani, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. H. Imam Sujono, M.AP., menegaskan bahwa vaksinasi hadir sebagai lapisan perlindungan tambahan di tengah meningkatnya risiko penularan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BPJS Ungkap Kasus DBD 4 Kali Lebih Tinggi dari Laporan Kemenkes, Ada Apa?

Data BPJS Ungkap Kasus DBD 4 Kali Lebih Tinggi dari Laporan Kemenkes, Ada Apa?

Health | Sabtu, 08 November 2025 | 07:54 WIB

Indonesia di Ambang Krisis Dengue: Bisakah Zero Kematian Tercapai di 2030?

Indonesia di Ambang Krisis Dengue: Bisakah Zero Kematian Tercapai di 2030?

Health | Selasa, 04 November 2025 | 10:02 WIB

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030

Health | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:13 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB