Selandia Baru Pesimis Bisa Kembali Capai Nol Kasus Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 22 September 2021 | 18:57 WIB
Selandia Baru Pesimis Bisa Kembali Capai Nol Kasus Covid-19
Selandia Baru (Pixabay)

Suara.com - Selandia Baru pesimis bisa kembali capai nol kasus Covid-19. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Dr. Ashley Bloomfield pada Rabu (22/9).

Selandia Baru saat ini masih berupaya untuk menekan penularan virus Corona varian Delta yang sangat menular.

Pada pandemi Covid-19 tahun lalu, negara itu telah berhasil menghilangkan kasus positif infeksi corona dan sebagian besar wilayah dinyatakan bebas virus.

Sejumlah kecil kasus kembali dilaporkan pada Februari 2021. Hingga wabah varian Delta terjadi di Selandia Baru pada Agustus, mendorong Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk memerintahkan penguncian nasional.

Kota terbesar di sana, Auckland, masih terkunci dengan sejumlah kecil kasus baru dilaporkan setiap hari.

"Kami mungkin tidak kembali ke nol (kasus) tetapi yang penting adalah kami akan terus menemukan infeksi apa dan terus melacak, menguji, dan mengisolasi orang-orang sehingga kami menghentikan virus yang beredar di masyarakat. Itu tujuannya," kata Ashley, dikutip dari Channel News Asia.

Ashley mengatakan, fokus pemerintah kini mencoba dan mengatasi wabah sekaligus meningkatkan vaksinasi.

"Meningkatkan tingkat vaksinasi lebih dari 90 persen. Itu benar-benar cara baru kami, di mana kami akan dapat kembali ke kebebasan yang kami miliki," imbuhnya.

Penguncian ketat yang diberlakukan sejak bulan lalu dan penutupan perbatasan internasional sejak Maret 2020 sangat berdampak terhadap mengendalikan Covid-19 di Selandia Baru. Namun pemerintah setempat dikritik terlalu menahan peluncuran vaksinasi.

baca juga

Setelahnya, Selandia Baru meningkatkan vaksinasi dengan hampir 40 persen dari 5,1 juta penduduk negara itu sekarang telah divaksinasi penuh.

Lonjakan kasus positif di Selandia Baru ditandai dengan laporan infeksi harian yang masih di atas 20 per hari. Sore ini, Selandia Baru melaporkan 23 kasus baru Covid-19 dalam sehari. Seluruh kasus terkonfirmasi di Auckland, menjadikan jumlah total kasus dalam wabah saat ini menjadi 1.080 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri Sidang Umum PBB, Menkes Brazil Positif Terpapar COVID-19

Hadiri Sidang Umum PBB, Menkes Brazil Positif Terpapar COVID-19

Malang | Rabu, 22 September 2021 | 18:46 WIB

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Merdeka

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Merdeka

News | Rabu, 22 September 2021 | 18:33 WIB

Vaksin Booster Johnson & Johnson Diklaim Tingkatkan Perlindungan Hingga 94 Persen

Vaksin Booster Johnson & Johnson Diklaim Tingkatkan Perlindungan Hingga 94 Persen

Health | Rabu, 22 September 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×