Vaksin Booster Johnson & Johnson Diklaim Tingkatkan Perlindungan Hingga 94 Persen

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 18:45 WIB
Vaksin Booster Johnson & Johnson Diklaim Tingkatkan Perlindungan Hingga 94 Persen
Vaksin COvid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Orang yang menerima suntikan booster vaksin Johnson & Johnson Covid-19 lebih terlindungi dari virus corona untuk jangka waktu yang lebih lama. Demikian,  menurut hasil uji coba terbaru perusahaan farmasi tersebut.

Vaksin Johnson & Johnson satu dosis telah terbukti 66 persen protektif terhadap penyakit sedang dan berat secara keseluruhan di seluruh dunia dan 72 persen protektif terhadap kasus semacam itu di AS. Sementara itu, dosis vaksin boosternya memiliki perlindungan terhadap Covid-19 meningkat menjadi 94 persen.

Suntikan booster pada enam bulan memberikan peningkatan antibodi 12 kali lipat.

Perusahaan sebelumnya telah membagikan bukti sebelumnya dari uji coba ini bahwa orang yang menerima vaksin Covid-19 sekali pakai dapat memperoleh manfaat dari suntikan penguat setelah enam bulan. Informasi yang dibagikan Selasa adalah bagian dari uji coba Fase 3 perusahaan.

"Bukti besar kami di dunia nyata dan studi Fase 3 mengonfirmasi bahwa vaksin Johnson & Johnson sekali pakai memberikan perlindungan yang kuat dan tahan lama terhadap rawat inap terkait COVID-19. Selain itu, data uji coba Fase 3 kami lebih lanjut mengonfirmasi perlindungan terhadap COVID-19 19 kematian terkait," kata Mathai Mammen, kepala global penelitian dan pengembangan Janssen untuk Johnson & Johnson, dalam sebuah pernyataan.

Para ahli mengatakan vaksin booster virus corona akan dibutuhkan di masa depan karena kemanjuran vaksin ini, termasuk suntikan dua dosis Pfizer dan Moderna, berkurang seiring waktu. Data uji coba Johnson & Johnson memberikan dukungan lebih lanjut bahwa suntikan booster COVID-19 bisa sangat membantu dalam memberikan perlindungan berkelanjutan dari virus.

"Vaksin sekali pakai kami menghasilkan respons kekebalan yang kuat dan memori kekebalan yang tahan lama. Dan, ketika booster vaksin Johnson & Johnson COVID-19 diberikan, kekuatan perlindungan terhadap COVID-19 semakin meningkat," kata Mammen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Indonesia Kedatangan Lagi Vaksin Covid-19 Buatan AstraZeneca

Kabar Baik, Indonesia Kedatangan Lagi Vaksin Covid-19 Buatan AstraZeneca

Health | Rabu, 22 September 2021 | 16:52 WIB

51 Ribu Warga Aceh Tamiang Telah Divaksin Covid-19

51 Ribu Warga Aceh Tamiang Telah Divaksin Covid-19

Sumut | Rabu, 22 September 2021 | 16:35 WIB

Amankah Suntik Vaksin Covid-19 dan Vaksin Flu Bersamaan? Ini Kata Ahli!

Amankah Suntik Vaksin Covid-19 dan Vaksin Flu Bersamaan? Ini Kata Ahli!

Health | Rabu, 22 September 2021 | 15:11 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB