Studi: Trauma Masa Kecil Picu Masalah Neurologi di Masa Depan

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Jum'at, 24 September 2021 | 11:54 WIB
Studi: Trauma Masa Kecil Picu Masalah Neurologi di Masa Depan
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Suara.com - Anak-anak yang menderita pelecehan, penelantaran atau kekerasan di rumah cenderung memiliki masalah neurologis seperti stroke atau sakit kepala saat dewasa. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dilaporkan dari peneliti Amerika Serikat (AS).

"Peristiwa traumatis di masa kanak-kanak telah dikaitkan dalam penelitian sebelumnya dengan risiko penyakit jantung, diabetes, perilaku kesehatan yang lebih berisiko seperti merokok dan penggunaan narkoba, dan penurunan harapan hidup," kata peneliti Dr. Adys Mendizabal, dari University of California, Los Angeles seperti yang dikutip dari Medicinenet.

"Studi kami menemukan bahwa orang dengan kondisi neurologis seperti stroke, sakit kepala, dan epilepsi lebih mungkin mengalami pelecehan, pengabaian, atau kekerasan rumah tangga saat masa kanak-kanak," tambah Mendizabal.

Studi ini tidak dapat membuktikan bahwa pengalaman ini menyebabkan kondisi neurologis, hanya saja keduanya tampak terkait. Penelitian ini telah diterbitkan di jurnal Neurology.

Untuk penelitian ini, para peneliti mensurvei hampir 200 pasien di klinik neurologi. Masing-masing menyelesaikan kuesioner tentang pengalaman masa kecil yang buruk dan diskrining untuk kecemasan dan depresi.

Para peneliti menemukan bahwa 24 persen pasien memiliki skor tinggi di rumah  selama anak-aak, dibandingkan dengan 13 persen dari populasi umum.

Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]


Temuan ini menunjukkan bahwa orang dengan pengalaman masa kanak-kanak yang buruk mungkin memiliki lebih banyak gejala neurologis, cacat atau kebutuhan medis yang lebih besar.

Pasien-pasien ini juga enam kali lebih mungkin memiliki kondisi medis lain dan lima kali lebih mungkin juga memiliki kondisi kejiwaan. Skor depresi dan kecemasan juga meningkat pada banyak pasien.

"Pengenalan dini atas pengalaman masa kanak-kanak yang merugikan ini pada orang dengan kondisi neurologis mungkin merupakan cara untuk meningkatkan kesehatan mereka," kata Mendizabal. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiwil Ungkap Alasan Menghindari Anak, Ingin Latih Kemandirian

Kiwil Ungkap Alasan Menghindari Anak, Ingin Latih Kemandirian

Entertainment | Jum'at, 24 September 2021 | 08:38 WIB

Tak Egois, Penjual Tisu Cilik Pilih Belanja Sembako saat Ditawari Jajan di Minimarket

Tak Egois, Penjual Tisu Cilik Pilih Belanja Sembako saat Ditawari Jajan di Minimarket

Lifestyle | Jum'at, 24 September 2021 | 09:00 WIB

Cukup Fantastis, Ini 5 Anak Artis dengan SPP Sekolah yang Mahal

Cukup Fantastis, Ini 5 Anak Artis dengan SPP Sekolah yang Mahal

Bali | Jum'at, 24 September 2021 | 08:30 WIB

Terkini

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×