alexametrics

Ahli Vaksin AstraZeneca: Covid-19 Akan Melemah dan Seperti Flu Biasa

Bimo Aria Fundrika
Ahli Vaksin AstraZeneca: Covid-19 Akan Melemah dan Seperti Flu Biasa
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Kita sudah hidup dengan empat virus corona manusia yang berbeda yang tidak pernah kita pikirkan terlalu banyak dan akhirnya Sars-CoV-2 akan menjadi salah satunya, katanya.

Suara.com - Covid-19 pada akhirnya akan menjadi seperti virus corona lain yang beredar luas dan menyebabkan flu biasa, kata seorang ilmuwan terkemuka dunia.

Dilansir dari Evening Standard, Profesor Dame Sarah Gilbert, peneliti yang mengembangkan Covid-19 Oxford/AstraZeneca, mengatakan kepada webinar Royal Society of Medicine bahwa virus akan melemah seiring waktu dan "akhirnya" menjadi seperti yang lain.

“Kita sudah hidup dengan empat virus corona manusia yang berbeda yang tidak pernah kita pikirkan terlalu banyak dan akhirnya Sars-CoV-2 akan menjadi salah satunya,” katanya.

Sarah Gilbert, penemu vaksin AstraZeneca. (Instagram @swartzswartzlaw)
Sarah Gilbert, penemu vaksin AstraZeneca. (Instagram @swartzswartzlaw)

"Ini hanya pertanyaan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dan langkah-langkah apa yang harus kita ambil untuk mengelolanya sementara itu."

Baca Juga: Kadisdik DKI: Sejak Dimulai PTM Tahap I Tidak Terdapat Kasus COVID-19

Sarah juga mengungkapkan bahwa dia sedang berjuang untuk mendapatkan dana untuk membantu mencegah pandemi di masa depan.

Dia mengatakan kepada hadirin pada hari Rabu bahwa dia "menunggu" dana untuk mencari vaksin untuk penyakit menular lainnya.

Penelitian itu harus dilakukan untuk mempersiapkan pandemi di masa depan. Dia memperingatkan, dengan menambahkan sejumlah kecil investasi sekarang berpotensi menghemat miliaran pound dalam jangka panjang.

Dia setuju bahwa kurangnya investasi dari pemerintah dan sumber pendanaan penelitian lainnya menunjukkan bahwa mereka belum mengambil pelajaran tentang pentingnya kesiapsiagaan pandemi.

“Kami masih berusaha mengumpulkan dana untuk mengembangkan vaksin lain yang kami kerjakan sebelum pandemi terhadap penyakit yang telah menyebabkan wabah di masa lalu dan akan menyebabkan wabah di masa depan - virus Nipah, virus demam lassa, dan virus corona Mers adalah tiga yang Saya sedang mengerjakan dan masih berusaha mengumpulkan dana untuk dikerjakan.”

Baca Juga: Mengenal Koktail Antibodi, yang Disarankan WHO untuk Pasien Covid-19 Berisiko Tinggi

Komentar