Pandemi Covid-19 Buat Waktu Bermain Anak Kurang, Ini Dampaknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 15:04 WIB
Pandemi Covid-19 Buat Waktu Bermain Anak Kurang, Ini Dampaknya!
Ilustrasi anak bermain (pexels/@cottonbro)

Suara.com - Selama pandemi virus corona Covid-19, anak-anak banyak kehilangan waktunya untuk bermain dan berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya. Karena, mereka harus sekolah secara online dan membatasi bertatap muka dengan orang-orang.

Artinya, anak-anak kehilangan banyak waktu bermain dengan teman-temannya. Para ahli pun memperingatkan bahwa waktu bermain untuk anak-anak sangat penting dalam meningkatkan perkembangan mereka.

Sebuah survei dari British Psychological Society (BPS) telah mengungkapkan bahwa lebih dari tiga perempat orang tua dari anak-anak usia sekolah dasar berpikir bahwa waktu bermain sama pentingnya dengan waktu anak-anak mengejar ilmu akademisnya.

Sekitar 96 persen orang tua mengatakan waktu bermain penting bagi anak mereka. Karena itu, BPS meminta pemerintah untuk memikirkan waktu bermain anak-anak yang hilang.

Sebanyak 69 persen orang tua mengatakan mereka khawatir bahwa pandemi telah memengaruhi peluang anak-anak mereka untuk bermain tidak terstruktur.

Ilustrasianak bermain (Pixabay)
Ilustrasianak bermain (Pixabay)

Dalam hal perkembangan sosial, 61 persen orangtua mengatakan perkembangan sosial adalah hal yang paling penting bagi anak mereka. Dr Dan O'Hare, ketua bersama Divisi Psikologi Pendidikan dan Anak BPS, mengatakan bahwa waktu bermain anak-anak sangat diperhatikan oleh para orangtua.

"Ini bukan berarti meminta pemerintah memberikan ruang gerak bagi anak-anak untuk bermain dalam wkatu lama, tetapi mengembalikan waktu bermain yang sudah hilang cukup lama pada anak-anak," kata Dr Dan O'Hare dikutip dari The Sun.

Dr Dan juga mengatakan bahwa anak-anak menganggap waktu bermain salah satu aspek terpenting dalam hidup mereka dan menghargai waktu, kebebasan atau tempat bermain.

Dr Dan mengetahui bahwa ada berbagai manfaat bermain untuk kesejahteraan fisik, emosional, sosial dan intelektual mereka. Beberapa manfaat bermain ini bisa didapatkan secara langsung dan dalam jangka waktu lama.

Berikut ini, beberapa tanda bahwa anak Anda tidak memiliki waktu bermain dalam jumlah cukup.

1. Anak-anak lebih tergantung dan lengket pada orangtua

Selama pandemi virus corona, banyak orangtua harus bekerja dari rumah sehingga lebih sering bersama anak-anaknya yang juga sekolah online. Situasi ini membuat anak-anak cenderung mengembangkan ikatan yang lebih kuat dengan orangtuanya.

Hal ini tentu membuat orangtua merasa lebih senang. Tapi, Dr Dan mengatakan waktu bermain sangat penting bagi anak-anak karena membantu mereka lebih mandiri.

2. Anak-anak lebih emosional

Dr Dan juga mengatakan bahwa waktu bermain yang kurang bisa membuat anak-anak lebih mudah emosi, frustasi, kecewa dan tidak memiliki kepercayaan diri. Karena itu, waktu bermain yang cukup bisa membantu mereka belajar mengelola perasaan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Oxford: Virus Corona Covid-19 akan Jadi Flu Biasa pada Tahun Depan

Pakar Oxford: Virus Corona Covid-19 akan Jadi Flu Biasa pada Tahun Depan

Health | Senin, 27 September 2021 | 12:00 WIB

Minuman Ini Bisa Picu Hasil Tes Antigen Positif Palsu, Ini Sebabnya!

Minuman Ini Bisa Picu Hasil Tes Antigen Positif Palsu, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 27 September 2021 | 09:46 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Terbukti Picu Gangguan Pendengaran!

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Terbukti Picu Gangguan Pendengaran!

Health | Senin, 27 September 2021 | 08:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB