alexametrics

Pandemi Covid-19 Buat Waktu Bermain Anak Kurang, Ini Dampaknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Pandemi Covid-19 Buat Waktu Bermain Anak Kurang, Ini Dampaknya!
Ilustrasi anak bermain (pexels/@cottonbro)

Pandemi virus corona Covid-19 membuat waktu bermain anak menjadi kurang.

Suara.com - Selama pandemi virus corona Covid-19, anak-anak banyak kehilangan waktunya untuk bermain dan berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya. Karena, mereka harus sekolah secara online dan membatasi bertatap muka dengan orang-orang.

Artinya, anak-anak kehilangan banyak waktu bermain dengan teman-temannya. Para ahli pun memperingatkan bahwa waktu bermain untuk anak-anak sangat penting dalam meningkatkan perkembangan mereka.

Sebuah survei dari British Psychological Society (BPS) telah mengungkapkan bahwa lebih dari tiga perempat orang tua dari anak-anak usia sekolah dasar berpikir bahwa waktu bermain sama pentingnya dengan waktu anak-anak mengejar ilmu akademisnya.

Sekitar 96 persen orang tua mengatakan waktu bermain penting bagi anak mereka. Karena itu, BPS meminta pemerintah untuk memikirkan waktu bermain anak-anak yang hilang.

Baca Juga: Pakar Oxford: Virus Corona Covid-19 akan Jadi Flu Biasa pada Tahun Depan

Sebanyak 69 persen orang tua mengatakan mereka khawatir bahwa pandemi telah memengaruhi peluang anak-anak mereka untuk bermain tidak terstruktur.

Ilustrasianak bermain (Pixabay)
Ilustrasianak bermain (Pixabay)

Dalam hal perkembangan sosial, 61 persen orangtua mengatakan perkembangan sosial adalah hal yang paling penting bagi anak mereka. Dr Dan O'Hare, ketua bersama Divisi Psikologi Pendidikan dan Anak BPS, mengatakan bahwa waktu bermain anak-anak sangat diperhatikan oleh para orangtua.

"Ini bukan berarti meminta pemerintah memberikan ruang gerak bagi anak-anak untuk bermain dalam wkatu lama, tetapi mengembalikan waktu bermain yang sudah hilang cukup lama pada anak-anak," kata Dr Dan O'Hare dikutip dari The Sun.

Dr Dan juga mengatakan bahwa anak-anak menganggap waktu bermain salah satu aspek terpenting dalam hidup mereka dan menghargai waktu, kebebasan atau tempat bermain.

Dr Dan mengetahui bahwa ada berbagai manfaat bermain untuk kesejahteraan fisik, emosional, sosial dan intelektual mereka. Beberapa manfaat bermain ini bisa didapatkan secara langsung dan dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Minuman Ini Bisa Picu Hasil Tes Antigen Positif Palsu, Ini Sebabnya!

Berikut ini, beberapa tanda bahwa anak Anda tidak memiliki waktu bermain dalam jumlah cukup.

1. Anak-anak lebih tergantung dan lengket pada orangtua

Selama pandemi virus corona, banyak orangtua harus bekerja dari rumah sehingga lebih sering bersama anak-anaknya yang juga sekolah online. Situasi ini membuat anak-anak cenderung mengembangkan ikatan yang lebih kuat dengan orangtuanya.

Hal ini tentu membuat orangtua merasa lebih senang. Tapi, Dr Dan mengatakan waktu bermain sangat penting bagi anak-anak karena membantu mereka lebih mandiri.

2. Anak-anak lebih emosional

Dr Dan juga mengatakan bahwa waktu bermain yang kurang bisa membuat anak-anak lebih mudah emosi, frustasi, kecewa dan tidak memiliki kepercayaan diri. Karena itu, waktu bermain yang cukup bisa membantu mereka belajar mengelola perasaan ini.

3. Anak-anak cenderung menghindari anak-anak lain

Karena anak-anak terlalu lama berdiam diri di rumah Akibat pandemi virus corona, mereka juga akan lupa rasanya bermain bersama teman-temannya. Situasi ini akan membuat anak-anak lama-lama merasa canggung ketika bermain kembali dengan temannya.

Dr Dan mengatakan bahwa bermain mendorong anak-anak untuk bergaul, menjalani hubungan dengan orang lain dan menemukan solusi ketika bertengkar atau berselisih.

4. Anak menjadi lebih tidak aktif

Kelamaan di rumah karena pandemi virus corona Covid-19 akan membuat anak-anak lebih jarang aktif secara fisik. Karena itu, bermain membantu mendorong anak-anak aktif secara fisik dan memberikan manfaat kesehatan fisik.

Dr Dan telah menjelaskan bahwa jarang melakukan aktivitas fisik bisa berdampak buruk pada kesejahteraan fisik dan mental anak-anak. Jadi, aktivitas fisik apapun yang membuat mereka bergerak itu sangat bermanfaat.

Komentar