Minuman Ini Bisa Picu Hasil Tes Antigen Positif Palsu, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 09:46 WIB
Minuman Ini Bisa Picu Hasil Tes Antigen Positif Palsu, Ini Sebabnya!
Ilustrasi Tes Covid-19, tes antigen. (Pexels)

Suara.com - Tes antigen merupakan salah satu tes yang bisa mendeteksi virus corona Covid-19 dengan cepat. Tes Covid-19 sudah digunakan pada banyak tempat di Indonesia.

Tapi, para peneliti di Queen Mary University of London, University of Oxford, Institute for Advanced Studies, Wina, dan Medical University of Graz, menemukan tes antigen 95 persen efektif mendeteksi virus corona Covid-19 ketika digunakan sejak munculnya gejala pertama.

Sekelompok ilmuwan yang mempelajari kedokteran tropis di Universitas Tübingen Jerman baru-baru ini menerbitkan sebuah penelitian di International Journal of Infectious Disease yang juga mencatat efektivitas tes antigen untuk virus corona Covid-19.

Mereka menemukan konsumsi minuman tertentu sebelum melakukan tes antigen bisa menyebabkan hasil positif virus corona Covid-19 yang palsu. Mereka menemukan hal ini menggunakan Abbott Panbio COVID-19 Ag Lateral For Test.

"Semua minuman ringan, termasuk Coca-Cola, Coca-Cola Zero, Fanta-Orange, minuman ringan Orange, minuman bernergi, minuman beralkohol dan air mineral kemasan komersial dan air mineral berkarbonasi menyebabkan hasil positif palsu ketika tes antigen," kata para peneliti dikutip dari Express.

Ilustrasi Tes Covid-19, tes antigen (Shutterstock)
Ilustrasi Tes Covid-19, tes antigen (Shutterstock)

Para peneliti pun berusaha mencari tahu penyebab hasil positif palsu pada tes antigen. Mereka menduga hal itu disebabkan oleh pH yang berubah dalam larutan ini bisa memodulasi fungsi antibodi yang dilapisi pada gari uji.

Selain itu, mereka juga menemukan tes antigen paling baik dilakukan pada pagi hari, sebelum makan dan minum apapun.

Di samping itu, sebuah studi pada Maret 2021 juga mencuri tahu tingkat efektivitas tes antigen untuk virus corona Covid-19. Studi itu memeriksa hasil dari 64 studi akurasi tes yang mengevaluasi tes antigen atau molekuler cepat yang diproduksi secara komersial.

Para peneliti menemukan keakuratan tes antigen untuk mendeteksi virus corona Covid-19 sangat bervariasi. Pada orang dengan gejala virus corona, tes antigen dengan benar bisa memberikan hasil positif rata-rata 72 persen.

Para peneliti juga menemukan orang dengan gejala virus corona Covid-19 yang benar-benar mendapatkan hasil positif setelah tes antigen hanya 58,1 persen.

Artinya, tes antigen akan memberikan hasil yang lebih akurat bilsa dilakukan selama minggu pertama munculnya gejala virus corona Covid-18.

Para peneliti menemukan tes antigen mampu mendeteksi virus corona Covid-19 dengan benar rata-rata 78,3 persen, bila digunakan pada minggu pertama munculnya gejala.

Pada minggu kedua, rata-rata tingkat efektivitas tes antigen dalam mendeteksi virus corona Covid-19 akan turun menjadi 51 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Terbukti Picu Gangguan Pendengaran!

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Terbukti Picu Gangguan Pendengaran!

Health | Senin, 27 September 2021 | 08:38 WIB

Studi: Penderita Delirium Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Parah

Studi: Penderita Delirium Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Parah

Health | Minggu, 26 September 2021 | 08:44 WIB

Ahli Ingatkan Varian Virus Corona R1 Punya 5 Mutasi Berbahaya!

Ahli Ingatkan Varian Virus Corona R1 Punya 5 Mutasi Berbahaya!

Health | Minggu, 26 September 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB