alexametrics

Donor Darah Bisa Turunkan Hipertensi dan Kolesterol, Mitos Atau Fakta?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Donor Darah Bisa Turunkan Hipertensi dan Kolesterol, Mitos Atau Fakta?
Ilustrasi donor darah. (Shutterstock)

Banyak klaim kesehatan yang berlebihan, salah satunya donor darah dianggap bisa turunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Suara.com - Donor darah diakui punya banyak manfaat untuk kesehatan. Namun banyak klaim kesehatan yang berlebihan, salah satunya donor darah dianggap bisa turunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, benarkah?

Hal ini dibantah langsung oleh Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP (K) yang mengatakan donor darah bisa menurunkan tekanan darah dan baik untuk kesehatan jantung adalah mitos.

"Secara umum kalau kita bilang, menurunkan pembekuan darah adalah mitos, atau menurunkan tekanan darah sebenarnya tidak benar," ujar dr. Vito dalam acara peringatan ulang tahun Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Ke-40, Senin (27/9/2021).

Dokter yang berpraktik di Siloam Hospital Lippo Village itu memang mengakui rasa senang setelah mendonor darah karena membantu orang lain, memang bisa menurunkan tekanan darah. Tapi itu terjadi karena efek psikologis, akibat perasaan senang yang dihasilkan.

Baca Juga: Ini Stok Darah PMI pada Rabu 22 September 2021 di Kota Semarang

Acara Donor Darah Taruna Merah Putih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/3).
Acara Donor Darah Taruna Merah Putih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/3).

Tapi rasa senang ini tidak secara signifikan bisa mengurangi hipertensi. Atau bahkan ada yang mengatakan donor darah bisa menurunkan kadar kolesterol dan sangat baik untuk kesehatan jantung, kata dr. Vito itu tidaklah benar.

"Jadi orang misalkan punya penyakit jantung, untuk kurangi tekanan darah tinggi saya mau donor darah aja, sebenarnya tidak betul. Jadi donor darah itu tidak terlalu signifikan berhubungan mengurangi kolesterol atau mengurangi tekanan darah," jelas dr.Vito.

Meski begitu, dr. Vito tidak mempermasalahkan orang dengan hipertensi, kolesterol, dan pasien jantung untuk mendonorkan darahnya, selama ia memenuhi syarat dan diperbolehkan dokter yang merawatnya selama ini.

"Tapi boleh-boleh aja kalau mau dilakukan," pungkasnya.

Adapun beberapa syarat untuk mendonor darah yang ditetapkan Palang Merah Indonesia (PMI) melalui situs resminya, www.pmi.or.id, dikutip suara.com, Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Manfaat Jus Mengkudu, Ampuh Atasi Hipertensi!

Calon donor harus berusia 17 hingga 60 tahun.

Komentar