Sedang Naksir Seseorang? Inilah yang Sebenarnya Terjadi di Otak Kamu Saat Melihat Gebetan

Senin, 04 Oktober 2021 | 08:15 WIB
Sedang Naksir Seseorang? Inilah yang Sebenarnya Terjadi di Otak Kamu Saat Melihat Gebetan
Ilustrasi minum kopi bersama gebetan (Shutterstock).

Suara.com - Setiap naksir seseorang, kamu pasti akan merasa gembira dan jantung berdebar ketika bertemu dengan dia. Bahkan, ketika tidak bersama pun, pikiran akan selalu memikirkan si dia.

Mengapa dan apa yang sebenarnya terjadi ketika menyukai seseorang?

"Selama naksir, otak Anda tanpa sadar melepaskan dopamin, hormon perasaan baik," jelas konselor profesional Natalie Mica, LPC, berbasis di Texas.

Berkat dopamin, kamu akan merasa bersemangat ketika melihat gebetan. Ketika memikirkannya pun, otak akan bereaksi dengan cara yang sama.

"Tentu saja otak Anda terprogram untuk menginginkan euforia ini, jadi Anda sering memikirkannya dan ingin lebih sering berada di dekat mereka," sambungnya, dilansir Bustle.

Tanda PDKT diterima gebetan. [shutterstock]
Tanda PDKT diterima gebetan. [shutterstock]

Itulah mengapa sangat menyenangkan saat naksir seseorang dan hampir bisa membuat ketagihan.

Psikoterapis keluarga dan hubungan, Dr. Fran Walfish, juga mengatakan hal yang sama, bahwa neurotransmitter dopamin mengikat reseptor kesenangan di otak untuk menciptakan perasaan euforia dan kegembiraan.

"Oksitosin, atau 'hormon cinta', juga dilepaskan, yang mengaktifkan perasaan hangat dan nyaman," imbuh Dr. Walfish.

Kesenangan ini juga membuat kamu merasa bahwa dia adalah sosok yang sempurna. Sebab, dopamin juga akan memicu pemikiran positif tentang si dia.

Baca Juga: Magelang Trending Topik, Warganet Kena Hujat Usai Ajak Gebetan Naik Motor dari Cilegon

"Seringkali orang yang sedang naksir akan memikirkan masa depan (dengan gebetan) dan akan menyimpulkan betapa sempurnanya hal itu," tambah pekerja sosial klinis berlisensi Candida Wiltshire, MSW, LCSW, LISW-CP.

Sayangnya, itulah salah satu alasan mengapa sangat mudah mengabaikan fakta-fakta lain, misalnya fakta bahwa sebenarnya kalian tidak cocok satu sama lain.

Perasaan naksir bisa cepat hilang, tetapi juga bisa berkembang menjadi versi cinta yang lebih dalam tergantung bagaimana perkembangan hubungan kalian.

"Orang yang hanya sampai dalam tahap naksir akan mengalami perasaan yang memudar. Jadi, Anda mungkin segera menemukan orang baru untuk ditaksir lagi dan memulai proses dari awal lagi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI