Ini Empat Hal yang Mesti Diperhatikan JIka Ingin Pandemi Covid-19 Berubah Jadi Endemi

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 05 Oktober 2021 | 06:08 WIB
Ini Empat Hal yang Mesti Diperhatikan JIka Ingin Pandemi Covid-19 Berubah Jadi Endemi
Menkes Budi Gunadi Sadikin di acara rakernas Ikatan Apoteker Indonesia, yang digelar secara virtual.

Suara.com - Indonesia saat ini terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19 menjadi endemi. Untuk mencapai hal tersebut ada empat hal yang menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Perlu diperhatikan.

"Pertama adalah implementasi protokol kesehatan atau 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) yang disiplin," ujar Menkes dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Kedua, lanjut dia, implementasi dari surveilans testing, tracing dan treatment (3T) yang disiplin. Ketiga, implementasi vaksinasi yang cepat dan menyeluruh dan keempat, persiapan di rumah sakit.

Dari sisi protokol kesehatan, ia mengatakan, salah satu yang disoroti adalah pengawalan pendidikan dengan pembelajaran tatap muka (PTM).

Sekolah tatap muka (Antara)
Sekolah tatap muka (Antara)

"Karena kami juga percaya bahwa seluruh murid-murid Indonesia harus belajar secepat mungkin agar kita tidak kehilangan kesempatan untuk mereka meningkatkan pengetahuan mereka langsung dengan guru-guru mereka," kata Menkes Budi.

Dari sisi surveilans, lanjut dia, pemerintah juga terus memonitor adanya varian-varian yang baru, baik itu varian mu maupun lambda, termasuk juga varian-varian mutasi lainnya, seperti delta.

"Dan memang sudah terjadi beberapa mutasi dari delta di seluruh dunia dan kita monitor secara ketat untuk memastikan kita siap dan tidak terlambat kalau ada masuknya mutasi-mutasi baru ini ke Indonesia," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah sangat menjaga ketat di semua perbatasan untuk menjaga agar varian dari luar tidak masuk ke Indonesia.

Dari sisi vaksinasi, Budi menyampaikan, Indonesia berada di peringkat kelima dunia, naik satu tingkat menyusul Jepang.

baca juga

"Per hari ini (4/10), sudah 94 juta orang Indonesia yang divaksinasi dosis pertama," ujarnya.

Secara terpisah, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat warga Indonesia sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 pada Senin (4/10) mencapai sebanyak 53.006.923 orang, sedangkan warga yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 94.223.690 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Pandemi Covid-19, Masyarakat Dunia Juga Menderita Karena Perubahan Iklim

Selain Pandemi Covid-19, Masyarakat Dunia Juga Menderita Karena Perubahan Iklim

Lifestyle | Senin, 04 Oktober 2021 | 23:50 WIB

Menkes Sebut Ada Positivity Rate Ditemukan saat PTM Sekolah di Jakarta

Menkes Sebut Ada Positivity Rate Ditemukan saat PTM Sekolah di Jakarta

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 21:41 WIB

Pekan Depan, Sekolah di Bintan Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pekan Depan, Sekolah di Bintan Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Riau | Senin, 04 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×