Wanita Lebih Berisiko Alami Penyakit Jantung, Kenali 5 Gejalanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 18:02 WIB
Wanita Lebih Berisiko Alami Penyakit Jantung, Kenali 5 Gejalanya!
serangan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung adalah penyakit kardiovaskular yang mempengaruhi jutaan orang dan merenggut banyak nyawa setiap tahunnya di seluruh dunia.

Pria maupun wanita sama-sama rentan mengalami serangan jantung. Tapi, efek samping dari penyakit ini biasanya lebih parah bagi wanita dibandingkan pria karena perbedaan biologis.

Selain itu, gejala serangan jantung pada wanita tidak seperti yang terlihat pada pria dan tidak biasa. Sehingga, seseorang akan lebih sulit mendeteksi tanda-tanda awal serangan jantung dan mengambil bantuan medis untuk mengurangi risiko kematian.

Jantung wanita biasanya lebih kecil dari pria. Bahkan, dinding jantung wanita juga lebih tipis. Secara alami, jantung wanita ini memompa 10 persen lebih sedikit darah setiap kali dibandingkan dengan jantung pria.

Selain itu, denyut nadi wanita juga akan meningkat dan jantung memompa lebih banyak darah ketika stres. Struktur jantung bersama dengan faktor biologis lainnya membuat lebih sulit untuk mendeteksi serangan jantung pada wanita.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa hal yang menyebabkan wanita berisiko mengalami masalah jantung.

Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp

1. Penyakit yang menyerang wanita

Penyakit tertentu yang hanya menyerang wanita meningkatkan risiko mereka mengembangkan penyakit kronis lainnya, termasuk masalah jantung. Masalah kesehatan, seperti endometriosis, penyakit ovarium polikistik, diabetes dan tekanan darah tinggi yang berkembang selama kehamilan bisa meningkatkan risiko mereka terkena serangan jantung.

Selain itu, mereka juga menderita masalah seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok dan obesitas, sama seperti pria. Jadi, risiko mereka menderita serangan jantung lebih besar daripada pria.

baca juga

2. Wanita tidak menderita nyeri dada

Tanda paling umum dari serangan jantung adalah angina, sejenis nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung. Namun, wanita mungkin tidak merasakan sakit di dada saat mengalami serangan jantung.

Mereka mungkin mengalami beberapa gejala berbeda yang bisa disamarkan dengan kondisi medis lain, sehingga menyebabkan keterlambatan perawatan medis.

Pada gilirannya, kondisi ini akan meningkatkan risiko kematian di antara mereka. Beberapa wanita mungkin mengalami nyeri dada berminggu-minggu sebelum serangan jantung, tetapi lebih halus dan tidak disadari.

3. Usia

Wanita berisiko mengalami serangan jantung pada usia yang lebih tua dibandingkan dengan pria. Karena, hormon estrogen melindungi wanita dari penyakit jantung hingga setelah menopause.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendiang Gunawan Maryanto Punya Kebiasaan Telat Makan, Ketahui Dampaknya pada Kesehatan!

Mendiang Gunawan Maryanto Punya Kebiasaan Telat Makan, Ketahui Dampaknya pada Kesehatan!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Duh! Punya Penyakit Jantung Bocor, Bocah di Sukoharjo Ini Tak Bisa Berobat, Ini Sebabnya

Duh! Punya Penyakit Jantung Bocor, Bocah di Sukoharjo Ini Tak Bisa Berobat, Ini Sebabnya

Surakarta | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Aktor Gunawan Maryanto Meninggal karena Serangan Jantung, Sempat Sakit Lambung

Aktor Gunawan Maryanto Meninggal karena Serangan Jantung, Sempat Sakit Lambung

Jogja | Kamis, 07 Oktober 2021 | 08:32 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×