Benarkah Tutup Mulut Pakai Selotip saat Tidur Bisa Atasi Mendengkur?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:00 WIB
Benarkah Tutup Mulut Pakai Selotip saat Tidur Bisa Atasi Mendengkur?
Ilustrasi mendengkur. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin salah satu orang yang memiliki kebiasaan mendengkur ketika tidur. Kebiasaan mendengkur ketika tidur ini termasuk dalam gangguan tidur yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah kesehatan.

Kebanyakan orang berusaha berhenti mendengkur dengan menutupi mulutnya menggunakan selotip ketika tidur. Cara ini membantu orang yang kebiasaan mendekur untuk bernapas melalui hidung selama tidur.

"Menutup mulut menggunakan selotip sama saja memaksa Anda untuk bernapas melalui hidung sepanjang malam," kata Dr Deborah Lee, dari Apotek Online Dr Fox dikutip dari Express.

Tapi, orang-orang yang melakukan cara ini berpendapat menutupi mulut menggunakan selotip memiliki banyak manfaat kesehatan. Menurut mereka, sangat penting untuk membiasakan diri tetap bernapas melalui hidung selama tidur.

Karena, mulut berfungsi untuk makan dan minum. Sedangkan, pernapasan mulut bisa meningkatkan resistensi pembuluh darah di paru-paru dan kurang efisien untuk oksigenasi darah.

Ilustrasi perempuan mendengkur. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mendengkur. (Shutterstock)

Mereka beranggapan bernapaa melalui hidung ketika tidur akan membantu kita menghirup udara yang lebih hangat dan lembap. Sehingga, ada peningkatan produksi oksida nitrat di dalam rongga sinus Anda.

Hal itu dinilai sangat ideal karena oksida nitrat memiliki banyak kegunaan dalam tubuh manusia. Dr Lee mengatakan nitric oxide adalah vasodilator yang kuat akan membantu mengatur tekanan darah dan penting untuk menjalankan fungsi jantung.

"Pada otak, oksida nitrat ini sangat penting untuk kognisi dan memori," katanya.

Selain itu, oksida nitrat juga memainkan peran penting dalam sistem kekebalan dan membantu mengatur respons kekebalan. Hal ini juga dikenal bisa mengatasi kecemasan dan membantu tidur lebih nyenyak.

Meski begitu, ada risiko yang juga harus dipertimbangkan sebelum menutupi mulut menggunakan selotip untuk mengatasi kebiasaan mendengkur.

Sebuah penelitian menunjukkan cara ini mungkin benar-benar berhasil mengatasi kebiasaan mendengkur, tetapi hanya pada orang yang menderita sleep apnea ringan. Sedangkan, penelitian lain mengatakan manfaat kesehatan dari cara ini masih kurang.

Namun, cara ini tetap direkomendasikan oleh beberapa situs medis. Sedangkan, dokter berpendapat cara ini bisa membantu mengatasi bau mulut, karies gigi, penyakit gusi, menggertakkan gigi di malam hari, terbangun di malam hari, mulut kering, pernapasan tidak normal saat tidur, gejala tipe ADHD, dan kognisi berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahraga Intensitas Tinggi Tidak Memicu Gangguan Tidur jika Dilakukan 4 Jam Sebelumnya

Olahraga Intensitas Tinggi Tidak Memicu Gangguan Tidur jika Dilakukan 4 Jam Sebelumnya

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Waspada, Gangguan Tidur Pada Lansia Dapat Menyebabkan Depresi

Waspada, Gangguan Tidur Pada Lansia Dapat Menyebabkan Depresi

Health | Selasa, 21 September 2021 | 22:53 WIB

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB