Peneliti Sebut Virus Corona Covid-19 Bisa Menginfeksi Telinga Bagian Dalam

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 04 November 2021 | 18:04 WIB
Peneliti Sebut Virus Corona Covid-19 Bisa Menginfeksi Telinga Bagian Dalam
Ilustrasi virus corona Covid-19, telinga (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Para peneliti menemukan virus corona Covid-19 bisa memicu infeksi telinga bagian dalam yang menyebabkan masalah terkait pendengaran dan keseimbangan yang signifikan.

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Communications Medicine ini memeriksa jaringan telingan bagian dalam manusia, model model seluler in vitro telinga bagian dalam manusia dan jaringan telinga bagian dalam tikus untuk mendapatkan kesimpulan terkait efek samping dari virus corona Covid-19.

Para peneliti AS mengamati 10 pasien virus corona Covid-19 bergejala yang berhubungan dengan telinga, seperti gangguan pendengaran, disfungsi vestibular, dan tinnitus.

Para peneliti telah menemukan pola infeksi telinga bagian dalam yang konsisten dengan gejala, setelah mengembangkan beberapa model seluler manusia pertama dari penyakit telinga bagian dalam yang menular.

Berdasarkan pemeriksaan menggunakan jaringan telinga bagian dalam manusia dewasa. Penelitian menemukan bahwa sel telinga bagian dalam manusia dan tikus memiliki mesin molekuler untuk memungkinkan masuknya virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Menurut Konstantina Stankovic, mantan profesor asosiasi Harvard Medical School, virus corona bisa masuk ke telinga menggunakan tabung eustachius, yang menghubungkan hidung ke telinga tengah atau keluar dari hidung melalui lubang kecil di sekitar saraf penciuman.

Stankovic, yang ikut memimpin penelitian, mengatakan bahwa virus corona bisa memasuki ruang otak dan menginfeksi saraf kranial, termasuk yang terhubung ke telinga bagian dalam.

Lebih lanjut, para peneliti mengatakan bahwa penyakit menular bisa menginfeksi sel-sel rambut dan sel Schwann di telinga bagian dalam dengan menggunakan mikroskop confocal.

Temuan kami menunjukkan bahwa infeksi telinga bagian dalam akibat virus corona Covid-19 mungkin menjadi penyebab signifikan dan masalah terkait pendengaran dan keseimbangan," jelas peneliti dikutip dari Fox News.

baca juga

Tapi, jumlah keseluruhan pasien virus corona Covid-19 yang mengalami masalah terkait dengan telinga masih belum jelas.

"Penelitian ini terjadi karena tidak tersedianya tes rutin bagi pasien virus corona Covid-19. Saat pasien mengalami komplikasi mengancam jiwa, mereka cenderung tidak memperhatikan pendengarannya berkurang atau tidak. Mereka menderita tinnitus atau tidak," kata Stankovic.

Stankovic pun menegaskan bahwa temuannya benar-benar menyerukan peningkatan gejala audiovestibular pada orang dengan virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Efek Samping Tak Biasa!

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Efek Samping Tak Biasa!

Health | Kamis, 04 November 2021 | 16:04 WIB

Studi AS Temukan Korelasi Antara Infeksi Covid-19 dengan Masalah Pendengaran

Studi AS Temukan Korelasi Antara Infeksi Covid-19 dengan Masalah Pendengaran

Health | Kamis, 04 November 2021 | 10:14 WIB

CDC Izinkan Pemberian Vaksin Pfizer Dosis Rendah untuk Anak Usia 5-11 Tahun

CDC Izinkan Pemberian Vaksin Pfizer Dosis Rendah untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Health | Rabu, 03 November 2021 | 15:59 WIB

Terkini

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:20 WIB

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Jokowi Yakin Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

Jokowi Yakin Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Janjian Lewat IG Berujung Luka Bacok, 12 Anak Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Cikunir Bekasi

Janjian Lewat IG Berujung Luka Bacok, 12 Anak Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Cikunir Bekasi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

×