CDC Izinkan Pemberian Vaksin Pfizer Dosis Rendah untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 November 2021 | 15:59 WIB
CDC Izinkan Pemberian Vaksin Pfizer Dosis Rendah untuk Anak Usia 5-11 Tahun
Ilustrasi virus corona Covid-19, vaksin Pfizer untuk anak-anak (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Dr. Rochelle Walensky memberikan persetujuan terakhir bagi anak-anak usia 5-11 tahun untuk suntik vaksin Pfizer.

CDC memberikan persetujuan ini sebagai langkah maju untuk melawan virus corona Covid-19. Tidak hanya melindungi orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

"Kami tahu sebagian besar orang tua ingin anaknya disuntik vaksin Covid-19, karena itu kami merekomendasikan anak-anak untuk menerima vaksin Covid-19," kata CDC dikutip dari Fox News.

Dr. Rochelle Walensky mendorong para orangtua untuk konsultasi dengan dokter anak, perawat atau apoteker guna mempelajari lebih lanjut tetang vaksin Covid-19 dan pentingnya vaksinasi pada anak-anak.

Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 pada anak-anak dengan dosis rendah, yaitu sepertiga dari dosis vaksin Covid-19 untuk anak remaja dan orang dewasa.

ilustrasi vaksinasi, vaksin Pfizer. [Envato]
ilustrasi vaksinasi, vaksin Pfizer. [Envato]

Vaksin Covid-19 dosis rendah ini telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat pada anak-anak usia 12-15 tahun. Sejauh ini, hanya vaksin Pfizer yang tersedian untuk anak-anak.. Sedangkan, vaksin Moderna dan Johnson & Johnson untuk anak-anak masih diuji klinis.

Pada akhir Oktober 2021 lalu, FDA menegaskan bahwa dua dosis suntikan vaksin Pfizer 91 persen hampir efektif untuk mencegah infeksi virus corona Covid-19 simtomatik pada anak-anak.

Dr. Rochelle Walensky juga menekankan bahwa uji klinis vaksin Pfizer untuk anak-anak menunjukkan bahwa suntik vaksin itu sangat efektif mencegah infeksi virus corona Covid-19 serius tanpa efek samping yang parah.

Meskipun, anak-anak memiliki risiko yang lebih rendah untuk terinfeksi virus corona Covid-19 parah dibandingkan orang dewasa. Tetapi, vaksinasi ini bisa membantu melindungi mereka dan mencegah infeksi parah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Antibodi Alami dari Infeksi Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan 10 Bulan

Studi: Antibodi Alami dari Infeksi Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan 10 Bulan

Health | Rabu, 03 November 2021 | 07:35 WIB

Peneliti Temukan Efek Samping Langka Vaksin Pfizer setelah Dosis Kedua

Peneliti Temukan Efek Samping Langka Vaksin Pfizer setelah Dosis Kedua

Health | Selasa, 02 November 2021 | 19:45 WIB

Peneliti Klaim Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun Punya Efek Samping Ringan

Peneliti Klaim Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun Punya Efek Samping Ringan

Health | Senin, 01 November 2021 | 11:47 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×