Array

Sudah Dapat Izin Badan POM, Ini Sebab Pemerintah Belum Mulai Program Vaksinasi Anak

Senin, 08 November 2021 | 18:22 WIB
Sudah Dapat Izin Badan POM, Ini Sebab Pemerintah Belum Mulai Program Vaksinasi Anak
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM sudah memberikan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun sejak 1 November lalu.

Namun hingga saat ini, program vaksinasi tersebut belum dilaksanakan.

Kementerian Kesehatan atau Kemenkes sendiri menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun paling cepat dilakukan awal tahun 2022 mendatang.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, saat ini teknis program vaksinasi anak masih disusun oleh Kemenkes bersama Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI.

"Kita masih bekerja sama dengan ITAGI terkait pelaksanaannya. Sebab, selain karena ada faktor orangtua yang masih ragu-ragu (mengizinkan anaknya divaksinasi Covid-19), kita juga harus menyiapkan vaksinasi pada anak usia 6 sampai 11 tahun ini berjalan sebaik mungkin," kata Nadia dalam webinar Satgas Penanganan Covid-19, Senin (8/11/2021).

Selain itu, pemerintah juga masih fokus menyelesaikan target vaksinasi terhadap kelompok rentan, terutama tenaga pendidik dan orang lanjut usia (lansia). Nadia mengungkapkan, jumlah tenaga pendidik yang telah disuntik vaksin Covid-19 baru sekitar 50-60 persen.

Sedangkan kelompok lansia, dari target 21,5 juta orang baru 40 persen yang sudah divaksinasi dua dosis. Sehingga, pekerjaan rumah untuk menuntaskan sisa 60 persen kelompok lansia harus sudah tervaksinasi penuh pada akhir 2021.

"Yang penting sekarang adalah kesiapan orangtua yakin bahwa vaksin ini akan memberikan perlindungan kepada anak. Jadi kami meminta orangtua tidak perlu ragu dan dengan terbitnya izin penggunaan darurat BPOM juga merupakan suatu tambahan proteksi untuk anak-anak," tegas Nadia.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)., menambahkan, selagi menunggu persiapan vaksinasi untuk anak, penting adanya sosialisasi kepada para orangtua agar memahami pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk anak.

Baca Juga: Risiko Komordid Rendah, Sebagian Besar Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

"Jadi sekarang kita masih menunggu untuk waktu pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun. Bu Nadia menyampaikan paling cepat awal tahun depan. Jadi harusnya kita lakukan sosialisasi dan edukasi kepada orangtua tentang vaksinasi ini," ucapnya.

"Karena orangtua itu kadang-kadang nggak paham risiko tertular virus yang sebenarnya tentu jauh lebih berbahaya daripada kemasukan virus yang sudah dimatikan melalui vaksin," imbuh dokter Piprim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI