Selama 40 Tahun, Lebih Dari 2000 Anak Sakit Jantung Bawaan di Indonesia Berhasil Tertolong

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 08 November 2021 | 20:25 WIB
Selama 40 Tahun, Lebih Dari 2000 Anak Sakit Jantung Bawaan di Indonesia Berhasil Tertolong
Ilustrasi jantung (Elements Envato)

Suara.com - Selama 40 tahun berdirinya Yayasan Jantung Indonesia (YJI), tidak kurang dari 2.175 anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) berhasil tertolong, melalui tindakan medis operasi dan berhasil pulih seperti anak lainnya.

Menurut Ketua Umum YJI, Esti Nurajadin, bahwa kondisi penyakit bawaan yang dialami anak-anak tersebut cenderung beragam. Beberapa di antaranya penyakit jantung rematik atau kelainan katup hingga anak lahir biru atau PJB biru.

"Biasanya kasus yang spesial itu kalau si anak ini lahir dalam keadaan biru. Biru itu berarti dia sudah tidak bisa bernapas harus segera diberikan bantuan operasi, itu yang urgent (harus cepat ditangani)," ujar Esti dalam peringatan 40 Tahun YJI, sekaligus peluncuran buku kolaborasi seniman dan desainer, Senin (8/11/2021).

Ia menambahkan dari total kasus anak dengan PJB, anak PJB biru mendominasi 30 persen yang mendapat tindakan operasi atau pertolongan medis dari YJI.

Ini karena jika dibiarkan menunggu terlalu lama, Esti dan tim menemukan anak PJB biru sudah lebih dulu meninggal, saat hendak mendapatkan tindakan pembedahan jantung yang tergolong rumit itu.

"Jadi proses tunggu administrasi dan sebagainya bisa sampai 2 tahun, dan selama waktu itu untuk kasus biru ini telat," papar Esti.

Mirisnya lagi, sangat sedikit di Indonesia yang bisa melakukan tindakan pembedahan jantung anak yang tergolong rumit, dibanding pada jantung orang dewasa. Hal ini juga menambah panjang proses durasi tunggu pasien anak dengan PJB itu.

"Kebanyakan kami harus refer ke rumah sakit jantung harapan kita. Kalau saja lebih banyak lagi center yang bisa melakukan kasus yang complicated, mungkin akan lebih banyak yang terbantu," tuturnya.

Esti mengatakan anak yang ditolong, adalah mereka yang lahir dengan latar belakang keluarga pra sejahtera, yang berada di daftar prioritas YJI, melalui pendaftaran di 40 cabang YJI di 30 provinsi Indonesia.

baca juga

"Bisa menghubungi yayasan jantung di daerah mereka, nanti dari provinsi atau kabupaten kota setempat bisa menghubungi ke pusat," pungkas Esti.

Sementara itu, di momen 4 dekade YJI berdiri diterbitkan buku “Berdetak 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia”.

Buku ini lahir berbentuk coffee table book, buku yang dimaknai sebagai literasi dalam mengulas kembali sejarah pendirian dan perjalanan YJI.

Sekaligus buku ini bisa mengedukasi masyarakat tentang kesehatan jantung dan dedikiasi para pendiri, pengurus, dokter dan relawan selama 40 tahun untuk menurunkan angka penyakit jantung dan kardiovaskular di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Kanker Berisiko Terkena Masalah Jantung, Ini Sebabnya

Pasien Kanker Berisiko Terkena Masalah Jantung, Ini Sebabnya

Health | Senin, 01 November 2021 | 17:07 WIB

Kakek Sakit Jantung Akut Gagal Nonton Event Kendaraan Tua, Aksi Klub Mobil Ini Bikin Salut

Kakek Sakit Jantung Akut Gagal Nonton Event Kendaraan Tua, Aksi Klub Mobil Ini Bikin Salut

Otomotif | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:16 WIB

5 Gejala Sakit Jantung Wajib Diketahui, Waspada Nyeri di Area Ini

5 Gejala Sakit Jantung Wajib Diketahui, Waspada Nyeri di Area Ini

Bogor | Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:26 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×