Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB
Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat
BRICS (antara)
baca 10 detik
  • Iran secara aktif mengupayakan keanggotaan resmi dalam New Development Bank milik aliansi BRICS.
  • NDB BRICS akan dimanfaatkan Iran untuk membiayai proyek energi menggunakan mata uang lokal.
  • Langkah ini menjadi strategi Teheran keluar dari tekanan sanksi ekonomi Barat secara berkelanjutan.

Suara.com - Iran secara agresif memacu integrasi finansialnya dengan mengajukan diri menjadi bagian dari New Development Bank (NDB) milik BRICS. Langkah strategis ini diambil guna menembus isolasi ekonomi dan membuka kran pendanaan alternatif bagi pembangunan nasional.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengonfirmasi bahwa pemerintahannya sedang memproses pendaftaran tersebut secara aktif.

“Kami sedang mengupayakan hal ini,” kata Araghchi dikutip dari kanal Telegram resminya saat menjawab pertanyaan media mengenai kemungkinan Iran bergabung dengan bank BRICS.

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026. [Istimewa]
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026. [Istimewa]

Penyertaan Iran ke dalam institusi keuangan BRICS diproyeksikan mengubah peta transaksi internasional negara tersebut secara drastis. Teheran bertekad meninggalkan ketergantungan pada sistem finansial konvensional yang kerap dijadikan instrumen penekanan geopolitik.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pentingnya peran NDB dalam mendukung ekspansi pembangunan ekonomi berbasis mata uang lokal saat forum bisnis BRICS di New Delhi, Jumat (11/9).

Pada Jumat (11/9), Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan dalam forum bisnis BRICS di New Delhi bahwa NDB diharapkan menjadi struktur utama untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur dan energi di negara-negara anggota kelompok tersebut menggunakan mata uang nasional.

Keseriusan Teheran untuk masuk ke dalam lembaga ini sejatinya telah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu oleh otoritas moneter tertinggi mereka. Sebelum pengumuman Menlu, Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati telah memberikan sinyal kuat terkait keanggotaan ini.

Sebelumnya pada Agustus 2026, Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati mengatakan Iran akan segera bergabung dengan NDB milik BRICS. Dia juga menyebut Teheran tengah mendorong kerja sama mata uang secara bilateral dan multilateral dengan negara-negara anggota BRICS.

Tekanan finansial global yang berkepanjangan memaksa Teheran mencari pelindung ekonomi yang lebih tangguh dan bebas sanksi. Pembentukan jalur transaksi yang terpisah dari dominasi Barat menjadi kebutuhan mendesak bagi stabilitas domestik Iran.

baca juga

Iran, yang selama bertahun-tahun menanggung dampak negatif dari sanksi berskala besar, secara rutin menyerukan pembentukan mekanisme keuangan yang independen dan berkelanjutan untuk menghadapi pembatasan tersebut.

Upaya ini sejalan dengan dinamika pembentukan BRICS yang terus meluas sebagai kekuatan ekonomi tandingan di tingkat global. Blok ini menyediakan wadah kerja sama strategis bagi negara-negara berkembang untuk membangun kemandirian ekonomi.

BRICS merupakan asosiasi antarpemerintah yang dibentuk pada 2006 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, dengan Afrika Selatan bergabung pada 2011. Gelombang perluasan anggota terus berlanjut seiring meningkatnya daya tarik aliansi ini di mata negara-negara berkembang. Sejumlah negara lain bergabung dengan BRICS sejak 2024.

Momentum penguatan posisi Iran di BRICS ini bertepatan dengan perhelatan agenda tahunan penting aliansi tersebut di Asia Selatan. India memegang kepemimpinan bergilir BRICS tahun ini dan menggelar KTT BRICS ke-18 pada 12–13 September di New Delhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:49 WIB

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:22 WIB

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

×