Trauma Happy Salma, Sang Ayah Meninggal Dunia Akibat Sakit Jantung

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 08 November 2021 | 21:36 WIB
Trauma Happy Salma, Sang Ayah Meninggal Dunia Akibat Sakit Jantung
Happy Salma (Ismail/Suara.com)

Suara.com - Sebuah fakta menyedihkan diungkap aktris Happy Salma. Ia mengakupunya trauma sejak ayahnya meninggal karena sakit jantung.

Bahkan saking traumanya, aktris yang besar dari panggung teater itu kerap merasa tak karuan saat melewati rumah sakit tempat sang ayah terakhir kali dirawat.

"Jadi saya punya trauma tersendiri, sampai ada beberapa lama ketika saya lewat rumah sakit tersebut, saya yang aduh (nggak karuan) gitu rasanya," ujar Happy Salma dalam dalam peringatan 40 Tahun YJI, sekaligus peluncuran buku kolaborasi seniman dan desainer, Senin (8/11/2021).

Perempuan dengan nama lengkap Jero Happy Salma Wanasari itu bercerita, sang ayah pergi sesaat sebelum melakukan pemasangan ring di jantungnya.

Apalagi, kata Happy, penyakit jantung yang diderita ayahnya sudah berlangsung bertahun-tahun. Bahkan kerap membuat anggota keluarga kalang kabut, termasuk juga dirinya apabila sang ayah tengah mengeluhkan jantungnya.

"Waktu itu terjadi bertahun-tahun. Jadi kalau dia ada keluhan jantungnya, perasan kita nggak karuan, kita selalu sedih dan khawatir," ungkapnya.

Aktris berusia 41 tahun itu juga mengungkap, bahwa ia tahu betul perjuangan sang ayah dengan penyakit jantungnya. Ayahnya harus ekstra menjaga pola makannya tinggi sayur dan buah, serta berusaha untuk aktif bergerak meskipun perlahan.

"Dari situ saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, bagaimana ayah saya masih bisa panjang usianya, dan juga masih bisa tetap beraktivitas salah satunya dengan menjaga pola makan dan olahraga," katanya.

Kini, setelah kepergian ayahnya, ibu dua anak itu bertekad dan berusaha sebisa mungkin menjalani pola hidup sehat, agar riwayat sakit jantung bisa ditekan.

baca juga

Bahkan, ia juga menerapkan pola hidup sehat ini kepada anak-anaknya sebagai bekal kesehatan di masa yang akan datang.

"Jadi itu juga yang saya tekankan untuk diri saya, dan terutama juga untuk anak saya, bahwa makanan itu cerminan bagaimana kita mengapresiasi tubuh kita," pungkasnya.

Perlu diketahui, karena penyakit jantung punya kesan tersendiri setelah kepergian sang ayah, Happy Salma juga tidak ingin semakin banyak keluarga yang anggotanya mengidap sakit jantung.

Itulah mengapa ia ikut berkontribusi menjual dan melelang aksesoris berupa bros, yang didesain dan dibuat langsung oleh Happy Salma.

Hasil penjualannya akan seutuhnya disumbangkan ke Yayasan Jantung Indonesia (YJI), yang akan mengkoordinir bantuan tindakan medis untuk anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB) agar bisa hidup normal, dan punya masa depan yang lebih baik di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 40 Tahun, Lebih Dari 2000 Anak Sakit Jantung Bawaan di Indonesia Berhasil Tertolong

Selama 40 Tahun, Lebih Dari 2000 Anak Sakit Jantung Bawaan di Indonesia Berhasil Tertolong

Health | Senin, 08 November 2021 | 20:25 WIB

Pasien Covid-19 Berisiko Alami Gangguan Jantung Setelah Sembuh

Pasien Covid-19 Berisiko Alami Gangguan Jantung Setelah Sembuh

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 20:46 WIB

Dokter Ingatkan Efek Infeksi Covid-19 Bisa Picu Peradangan dan Gangguan Irama Jantung

Dokter Ingatkan Efek Infeksi Covid-19 Bisa Picu Peradangan dan Gangguan Irama Jantung

Malang | Sabtu, 06 November 2021 | 16:25 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB