Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 November 2021 | 09:05 WIB
Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah penelitian yang dirilis oleh Departemen Kesehatan Texas, menemukan orang yang tidak suntik vaksin Covid-19 ternyata 20 kali lebih mungkin meninggal dunia karena virus corona Covid-19. Mereka juga 13 kali lebih mungkin terinfeksi virus corona.

Tapi, hasil ini cukup bervariasi di antara kelompok usia. Karena, orang yang tidak suntik vaksin Covid-19 dan berusia 40 tahunan 55 kali lebih berisiko meninggal karena virus corona Covid-19.

Sedangkan, orang yang berusia 75 tahun atau lebih tua dan tidak suntik vaksin Covid-19 12 kali lebih berisiko meninggal dunia karena virus corona Covid-19.

Dr Jennifer Shuford, kepala ahli epidemiologi negara bagian Texas, mengatakan bahwa penelitian ini membuktikan beberapa hal yang memang sudah dipercaya selama berbulan-bulan.

Dr Shuford, mengatakan suntikan vaksin Covid-19 ini bekerja sangat baik untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko infeksi dan meninggal dunia akibat virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Vaksinasi tetap menjadi cara terbaik untuk menjaga diri Anda dan orang-orang di sekitar dari virus corona Covid-19," kata Dr Shuford dikutip dar Fox News.

Hampir 29 ribu orang Texas meninggal dunia karena virus corona Covid-19 sepanjang tahun ini. Sebanyak 85,5 persen di antaranya tidak vaksinasi, 6,8 persen sudah vaksinasi sekali dan 7,7 persen vaksinasi penuh.

Sebuah studi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang lebih luas menemukan bahwa orang Amerika yang tidak vaksinasi 10 kali lebih berisiko dirawat di rumah sakit dan 11 kali lebih mungkin meninggal karena varian Delta.

Tapi, sekarang kita tahu bahwa kemanjuran vaksin Covid-19 akan berkurang dari waktu ke waktu.

baca juga

Studi yang diterbitkan di jurnal medis Lancet menemukan bahwa efektivitas vaksin Pfizer dalam mencegah infeksi turun dari 88 persen menjadi 47 persen setelah 6 bulan seseorang menerima dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasi dengan Kemenparekraf, Enesis Group Luncurkan Mobil Vaksin Keliling

Kolaborasi dengan Kemenparekraf, Enesis Group Luncurkan Mobil Vaksin Keliling

News | Rabu, 10 November 2021 | 17:29 WIB

Distribusi Vaksin Covid-19 Indonesia Belum Merata ke Pedalaman

Distribusi Vaksin Covid-19 Indonesia Belum Merata ke Pedalaman

Health | Rabu, 10 November 2021 | 17:11 WIB

Vaksin Merah Putih Ditargetkan Diproduksi di Paruh Kedua 2022

Vaksin Merah Putih Ditargetkan Diproduksi di Paruh Kedua 2022

Health | Rabu, 10 November 2021 | 00:09 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB