Distribusi Vaksin Covid-19 Indonesia Belum Merata ke Pedalaman

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 10 November 2021 | 17:11 WIB
Distribusi Vaksin Covid-19 Indonesia Belum Merata ke Pedalaman
Tantangan Vaksinasi Inklusif Bagi Masyarakat Adat & Kelompok Rentan (Youtube/LaporCovid19)

Suara.com - Saat ini, Indonesia sedang gencar melakukan program vaksin Covid-19 dengan target sasaran lebih dari 208 juta jiwa. Tapi, ada beberapa kendala dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, salah satunya proses distribusinya.

Menurut Agus Sarwono, Lead Advokasi LaporCovid-19, proses distribusi vaksin Covid-19 masih belum merata ke wilayah pedalaman di Indonesia.

"Saat ini proses distribusi vaksin Covid-19 memang belum begitu merata. Masih banyak teman-teman di pedalaman yang belum mendapatkan vaksin," kata Agus Sarwono dalam webinar "Tantangan Vaksinasi Inklusif Bagi Masyarakat Adat & Kelompok Rentan".

Tapi, Agus mengaku paham dengan kondisi geografis Indonesia yang sangat luas. Meski begitu, Agus menyarankan penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bisa sampai ke pelosok pedalaman.

Agus pun menyarankan pemerintah Indonesia untuk berkaca dari proses pendistribusian surat suara ketika pemilihan umum.

Jika distribusi surat suara pemilu bisa sampai ke pelosok daerah, maka vaksin Covid-19 seharusnya juga bisa sampai ke pedalaman.

Tantangan Vaksinasi Inklusif Bagi Masyarakat Adat & Kelompok Rentan (Youtube/LaporCovid19)
Tantangan Vaksinasi Inklusif Bagi Masyarakat Adat & Kelompok Rentan (Youtube/LaporCovid19)

"Kenapa tidak dengan vaksin Covid-19? Meskipun kita sangat tahu bahwa distribusi vaksin Covid-19 memang tidak mudah karena membutuhkan rantau dingin yang solid," katanya.

Namun, Agus berpendapat Indonesia sudah memiliki perencanaan proses vaksinasi Covid-19 yang tersusun sejak lama, mulai dari cara mencuri vaksin, mencuri kandidat vaksin, pengadaan hingga pendistribusian vaksin Covid-19.

Di samping itu, Agus juga menyarankan pemerintah untuk melakukan kampanye atau sosialisasi yang lebih luas mengenai proses vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat adat dan masyarakat yang tidak memiliki data kependudukan atau NIK.

baca juga

Sebab, mulanya data kependudukan dimanfaatkan sebagai syarat untuk mendapatkan vaksinasi. Tapi sekarang, masyarakat yang tidak memiliki NIK sudah bisa mendapatkan vaksinasi.

"Tapi sekarang ada hal baik. Karena masyarakat adat dan masyarakat yang tidak memiliki data kependudukan sudah bisa. Tapi perlu ada kampanye atau sosialisasi yang lebih luas dan jelas," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Belanda Kirim Lagi 680.400 Dosis Vaksin Moderna untuk Indonesia

Pemerintah Belanda Kirim Lagi 680.400 Dosis Vaksin Moderna untuk Indonesia

News | Rabu, 10 November 2021 | 15:54 WIB

Info Vaksin Surabaya 10 November 2021 di Sport Club Hingga Lagoon Avenue Mall

Info Vaksin Surabaya 10 November 2021 di Sport Club Hingga Lagoon Avenue Mall

Jatim | Rabu, 10 November 2021 | 08:52 WIB

Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Peneliti: Orang Usia 50 Tahun Hasilkan Antibodi Virus Corona Covid-19 Lebih Tinggi

Health | Rabu, 10 November 2021 | 08:33 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×