Jangan Jajan Sembarangan, Hati-hati Demam Tifoid Mengintai

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 11 November 2021 | 17:50 WIB
Jangan Jajan Sembarangan, Hati-hati Demam Tifoid Mengintai
Ilustrasi demam (Pixabay/victoria_borodinovia)

Suara.com - Seringkali orang tidak sadar akan kebersihan makanan yang mereka beli. Padahal, di balik makanan yang tidak higienis ada penyakit yang mengintai.

Salah satunya ialah demam tifoid. Dilansir dari ANTARA, penyakit ini menyerang seseorang akibat menyantap makanan dan minuman tak higienis dan mengandung bakteri Salmonella thyphi.

Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia, dr. Suzy Maria, Sp.PD, K-AI mengatakan bakteri yang mengontaminasi makanan ini pertama-tama menginfeksi saluran cerna lalu menyebabkan munculnya gejala-gejala khas demam tifoid pada tubuh.

"Kuman Salmonella thyhpi akan menginfeksi saluran cerna, masuk ke aliran darah dan terjadilah gejala demam. Masuknya lewat saluran cerna tetapi gejalanya bisa satu badan," kata dia dalam acara daring, Kamis.

Bukan hanya dari makanan atau minuman, tangan yang terkontaminasi bakteri lalu mengontaminasi makanan juga dapat menjadi penyebab penularan. Seseorang yang terinfeksi nantinya menularkan bakteri melalui feses atau kotorannya dan menginfeksi orang lain.

Gejala yang dialami sangat bervariasi mulai dari ringan hingga berat yang mengancam jiwa. Pasien umumnya mengalami mual, muntah, diare, diare berdarah, sulit buang air besar (BAB), lemas, demam yang semakin hari semakin tinggi, batuk kering.

Gejala lainnya yakni kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan dan muncul ruam pada kulit berupa bintik berwarna merah.

"Kalau (kategori) berat bisa bocor di usus, zat-zat racun sampai ke otak, orangnya sampai tidak sadar," kata Suzy.

Di sisi lain, ada juga orang yang semata menjadi pembawa (carrier) dan tidak mengalami gejala apapun namun tubuhnya sudah terkontaminasi bakteri penyebab demam tifoid.

baca juga

Di Indonesia demam tifoid termasuk endemis. Penyakit ini bisa muncul sepanjang tahun tak dipengaruhi musim dengan sekitar 51-148 kasus setiap 100.000 penduduk per tahun.

Bila foodborne diseases ini tak segera ditangani secara benar maka bisa menyebabkan kematian. Angka fatalitas akibat demam tifoid sekitar 1 persen. Suzy mengatakan, sebanyak 600-1500 kasus kematian akibat demam tifoid yang terlanjur mengalami komplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Bakteri Salmonella di Makanan, Chef Profesional Sarankan Punya 2 Talenan di Rumah

Cegah Bakteri Salmonella di Makanan, Chef Profesional Sarankan Punya 2 Talenan di Rumah

Lifestyle | Senin, 08 November 2021 | 16:49 WIB

Ratusan Warga Sakit, Amerika Serikat Laporkan Wabah Salmonella Dadakan

Ratusan Warga Sakit, Amerika Serikat Laporkan Wabah Salmonella Dadakan

Health | Rabu, 22 September 2021 | 12:12 WIB

Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis, Ribuan Orang Tolak Ayam Ternak Kandang Baterai

Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis, Ribuan Orang Tolak Ayam Ternak Kandang Baterai

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×