Cegah Bakteri Salmonella di Makanan, Chef Profesional Sarankan Punya 2 Talenan di Rumah

Senin, 08 November 2021 | 16:49 WIB
Cegah Bakteri Salmonella di Makanan, Chef Profesional Sarankan Punya 2 Talenan di Rumah
Memasak di talenan. (Dok. Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Alat masak seperti cutting board atau talenan yang kotor bisa menyebabkan makanan mengandung bakteri salmonella.

Itulah alasannya, chef profesional menyarankan minimal punya dua talenan di rumah agar risiko infeksi salmonella bisa ditekan.

"Saran saya memiliki 2 talenan satunya kayu, satunya lagi telenan berwarna apa aja bebas," ujar Chef Arcad Fadillah, Corporate Executive Chef Dailybox beberapa waktu lalu di Jakarta Barat.

Chef Arcad, mengatakan dua talenan ini bisa digunakan untuk jenis makanan matang dan makanan mentah, dan agar tidak tercampur aduk seperti talenan yang digunakan ayam, daging mentah, sayuran mentah yang cenderung masih mengandung bakteri salmonella.

Ilustrasi bakteri salmonella. (Pixabay)
Ilustrasi bakteri salmonella. (Pixabay)

Disarankan talenan kayu digunakan untuk memotong makanan siap santap, dan talenan berwarna untuk makanan atau bahan masakan mentah.

"Yang paling penting kalau potong ayam, langsung cuci talenannya, karena ayam itu ada salmonellanya, jadi sebaiknya best practicenya buat di rumah punya dua talenan," tutur Chef Arcad.

Sehingga kata Chef Arcad, saat memotong keju, roti, buah dan makanan matang lain yang siap konsumsi, tercegah dari kontaminasi bakteri salmonella dan menganggu kesehatan.

"Jadi penting banget dipotong roti di talenan makanan matang, karena jika dimakan jadi sakit perut," pungkas Chef Arcad.

Sementera itu mengutip Hello Sehat, umumnya sakit perut yang disebabkan bakteri salmonella akibat penyakit gastroenteritis, yang gejalanya berupa mual, muntah, kram perut, diare, demam, sakit kepala, panas dingin, dan darah di feses.

Baca Juga: Ratusan Warga Sakit, Amerika Serikat Laporkan Wabah Salmonella Dadakan

Biasanya gejala dialami selama 2 hingga 7 hari. Apalagi saat mengonsumsi bakteri salmonella, tidak akan langsung jatuh sakit dan baru akan muncul 2 hingga 3 hari kemudian.

Akibatnya penderita cukup sulit mengetahui makanan mengandung salmonella penyebab sakit tersebut.

Selain dapat menyebabkan masalah pencernaan, bakteri salmonella jenis tertentu juga dapat menyebabkan demam tifoid atau lebih dikenal dengan nama tifus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI