Australia Akan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Mulai Januari 2022

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 14 November 2021 | 19:17 WIB
Australia Akan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Mulai Januari 2022
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Pemerintah Australia telah berencana akan memvaksinasi anak di bawah usia 12 tahun mulai Januari 2022. Australia memang menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19  paling banyak.

Menteri Kesehatan Greg Hunt mengatakan, regulator medis masih meninjau data kesehatan dan keselamatan untuk vaksinasi yang akan diberikan kepada anak-anak usia 5 sampai 11 tahun. Sehingga program tersebut tidak bisa dilakukan tahun ini.

"Ekspektasi yang telah mereka tetapkan pada minggu pertama Januari, semoga awal Januari," kata Hunt kepada program Insiders Australian Broadcast Corporation, dikutip dari Channel News Asia.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah mengeluarkan rekomendasikan suntikan vaksin Pfizer Inc/BioNTech SE untuk penggunaan luas pada kelompok usia lima hingga 11 tahun.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah dapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS.

Komandan Gugus Tugas Covid-19 Australia Letnan Jenderal Angkatan Darat John Frewen mengatakan bahwa negaranya telah mengamankan pasokan vaksin yang diperlukan. 

"Kami sebenarnya telah membeli pasokan yang cukup untuk dosis dan booster ke anak," kata Frewen.

Hingga Jumat (12/11), Australia telah mencapai angka vaksinasi Covis-19 sebanyak 90 persen populasi dengan dosis tunggal untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas. Sementara itu, untuk vaksinasi dosis lengkap mencapai 83 persen populasi. 

Australia juga telah memvaksinasi 57,7 persen anak berusia 12 hingga 15 ahun, menurut data kementerian kesehatan.

Tingkat vaksinasi yang tinggi di Australia menjadi kunci dari keputusannya untuk membuka kembali sebagian perbatasan internasional pada awal November, untuk pertama kalinya sejak awal pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Disebut Impoten, Pria Ini Ingin Istrinya Dideportasi dari Australia

Tak Terima Disebut Impoten, Pria Ini Ingin Istrinya Dideportasi dari Australia

News | Minggu, 14 November 2021 | 16:35 WIB

Dikira Prank, Kanguru Terdampar di Genteng Rumah Bikin Pemadam Kebakaran Bingung

Dikira Prank, Kanguru Terdampar di Genteng Rumah Bikin Pemadam Kebakaran Bingung

News | Minggu, 14 November 2021 | 16:36 WIB

Penuhi Capaian Vaksinasi, Strategi Jemput Bola Diterapkan Dinas Kesehatan Balikpapan

Penuhi Capaian Vaksinasi, Strategi Jemput Bola Diterapkan Dinas Kesehatan Balikpapan

Kaltim | Minggu, 14 November 2021 | 09:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB