Afrika Selatan Tuding Negara Maju Penyebab Munculnya Varian Omicron

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 28 November 2021 | 15:19 WIB
Afrika Selatan Tuding Negara Maju Penyebab Munculnya Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Afrika Selatan merasa sedang dihukum oleh dunia karena menemukan varian Omicron pertama kalinya. Karena varian baru virus corona Covid-19 ini, negara-negara di seluruh dunia membatasi perjalanan dari Afrika Selatan.

Bukti awal menunjukkan Omicron memiliki risiko infeksi ulang yang lebih tinggi dibandingkan varian virus corona Covid-19 lainnya. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian Omicron ini sebagai Variant of Concern (VoC) atau varian perhatian.

Setelah ditemukan di Afrika Selatan, beberapa kasus varian Omicron juga sudah terdeteksi di Eropa, yakni dua di Inggris, dua di Jerman, satu di Belgia, satu di Italia dan ada kasus yang sedang dicurigai di Republika Ceko.

Isarel juga mengidentifikasi satu kasus varian Omicron di negaranya. Israel pun memutuskan untuk melarang semua orang asing memasuki negaranya untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

Menurut Times of Israel dilansir dari BBC, tindakan itu akan berlangsung selama 14 hari. Kasus varian Omicron ini dilaporkan juga sudah terdeteksi di Botswana, Hong Kong, dan Israel.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

Ratusan penumpang yang tiba di Belanda dari Afrika Selatan pun sedang menjalani uji coba untuk mendeteksi varian baru virus corona tersebut. Sekitar 61 orang dalam dua penerbangan dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani karantina sementara di hotel dekat bandara Schipol Amsterdam untuk menjalani tes lebih lanjut.

Karena itu, beberapa negara sudah mulai membatasi perjalanan untuk mencegah penyebaran varian Omicron, khususnya orang yang datang dari Afrika Selatan.

Tetapi, kementerian luar negeri Afrika Selatan mengecam larangan tersebut.

Menurutnya, larangan perjalanan ini sama halnya menghukum Afrika Selatan di tengah metode pengurutan genomiknya yang canggih dan kemampuannya mendeteksi varian baru virus corona dengan cepat.

baca juga

Ia juga menambahkan sikap beberapa negara ini sangat berbeda ketika varian baru virus corona ditemukan di wilayah lain. Seorang pejabat Uni Afrika justru menyalahkan negara-negara maju atas munculnya varian baru virus corona tersebut.

"Apa yang terjadi sekarang ini tidak bisa dihindari. Situasi sekarang ini akibat kegagalan dunia untuk melakukan vaksinasi menyeluruh dan lambat. Ini juga akibat dari negara-negara maju dengan penghasilan tinggi yang menimbun vaksin Covid-19," kata ketua bersama aliansi pengiriman vaksin AU Ayoade Alakija.

Ia berpendapat bahwa larangan perjalanan ini hanya berdasarkan pada politik, bukan sains. Apalagi, varian Omicron ini juga sudah ditemukan di 3 benua, tidak hanya Afrika Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Varian Omicron, Legislator: Jangan Panik, Perketat Pintu Masuk

Muncul Varian Omicron, Legislator: Jangan Panik, Perketat Pintu Masuk

News | Minggu, 28 November 2021 | 14:01 WIB

Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!

Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!

Health | Minggu, 28 November 2021 | 14:30 WIB

Mengenal Klasifikasi Variant of Concern, seperti Virus Corona Omicron

Mengenal Klasifikasi Variant of Concern, seperti Virus Corona Omicron

Health | Sabtu, 27 November 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×